Sistem Operasi

Ubuntu 24.04.5 LTS Resmi Dirilis, Apa Saja yang Berubah?

Canonical resmi merilis Ubuntu 24.04.5 LTS pada 10 September 2026. Point release terbaru dari Ubuntu 24.04 LTS “Noble Numbat” ini membawa kumpulan update, perbaikan bug, patch keamanan, serta Hardware Enablement (HWE) terbaru yang membuat dukungan terhadap hardware modern semakin baik.

Buat pengguna Ubuntu 24.04 LTS, perubahan yang paling menarik menurut saya ada pada kernel. Ubuntu 24.04.5 sekarang menggunakan Linux Kernel 7.0 melalui HWE stack, naik dari Linux 6.17 yang digunakan pada Ubuntu 24.04.4 LTS.

Tetapi sebelum buru-buru download ISO baru, perlu dipahami bahwa Ubuntu 24.04.5 bukan versi Ubuntu yang benar-benar berbeda dari Ubuntu 24.04 sebelumnya.

Ubuntu 24.04.5 LTS Masih Bagian dari Noble Numbat

Ubuntu 24.04.5 merupakan point release dari Ubuntu 24.04 LTS.

Artinya, fondasi sistemnya masih sama dengan Ubuntu 24.04 LTS yang dirilis pada April 2024. Canonical menggabungkan berbagai pembaruan yang sudah tersedia selama beberapa bulan terakhir ke dalam media instalasi baru.

Dengan cara ini, pengguna yang melakukan instalasi Ubuntu dari awal tidak perlu langsung mengunduh terlalu banyak update setelah proses instalasi selesai.

Canonical sendiri menyebut Ubuntu 24.04.5 menyertakan update keamanan serta perbaikan terhadap sejumlah bug penting dengan tetap memprioritaskan stabilitas dan kompatibilitas Ubuntu 24.04 LTS.

Jadi kalau saat ini Anda sudah memakai Ubuntu 24.04 dan rajin melakukan update, sebagian besar pembaruan tersebut kemungkinan sudah masuk ke sistem.

Linux Kernel 7.0 Menjadi Perubahan Paling Menarik

Salah satu perubahan terbesar pada Ubuntu 24.04.5 LTS adalah penggunaan Linux Kernel 7.0 melalui Hardware Enablement Stack atau HWE.

Berdasarkan dokumentasi kernel Ubuntu, Ubuntu 24.04.5 menggunakan Linux Kernel 7.0, yaitu kernel yang juga menjadi basis Ubuntu 26.04 LTS.

Manifest ISO Ubuntu 24.04.5 juga menunjukkan paket:

linux-generic-hwe-24.04 7.0.0-31.31~24.04.1

serta:

linux-image-7.0.0-31-generic

yang memastikan ISO Desktop terbaru memang sudah menggunakan kernel 7.0.

Kenapa ini penting?

Kernel yang lebih baru biasanya membawa peningkatan dukungan terhadap hardware generasi baru seperti prosesor, GPU, Wi-Fi, Bluetooth, controller, laptop terbaru, hingga berbagai perangkat yang sebelumnya membutuhkan kernel lebih baru agar bisa bekerja optimal.

Karena itu, Ubuntu 24.04.5 menjadi pilihan yang jauh lebih menarik jika ingin menginstal Ubuntu 24.04 LTS pada laptop atau PC keluaran baru.

Hardware Enablement Ubuntu 24.04 Terus Berkembang

Perjalanan kernel Ubuntu 24.04 LTS sebenarnya cukup menarik.

Ubuntu 24.04 pertama kali hadir menggunakan Linux Kernel 6.8. Setelah itu Canonical secara bertahap membawa kernel yang lebih baru melalui HWE stack.

Perjalanannya kurang lebih seperti ini:

Ubuntu 24.04 LTSHWE Kernel
Ubuntu 24.04Linux 6.8
Ubuntu 24.04.2Linux 6.11
Ubuntu 24.04.3Linux 6.14
Ubuntu 24.04.4Linux 6.17
Ubuntu 24.04.5Linux 7.0

Skema tersebut memungkinkan pengguna tetap memakai basis Ubuntu LTS yang stabil tetapi mendapatkan dukungan hardware dari kernel Ubuntu yang lebih baru.

Menurut saya, ini merupakan salah satu keunggulan Ubuntu LTS yang cukup penting, terutama buat pengguna desktop dan laptop.

Kita tidak harus pindah ke versi interim hanya untuk mendapatkan dukungan hardware yang lebih baru.

ISO Ubuntu 24.04.5 Sudah Membawa Banyak Update Terbaru

Canonical juga memperbarui media instalasi Ubuntu.

ISO Ubuntu 24.04.5 sudah menggabungkan berbagai pembaruan yang sebelumnya harus didownload setelah instalasi selesai, termasuk patch keamanan dan perbaikan bug.

Saat artikel ini ditulis, Canonical menyediakan beberapa image Ubuntu 24.04.5, antara lain:

  • Ubuntu Desktop AMD64
  • Ubuntu Server AMD64
  • Netboot
  • Ubuntu untuk WSL
Baca juga:  Howdy Linux, Alternatif Windows Hello untuk Face Recognition di Linux

ISO Ubuntu 24.04.5 Desktop memiliki ukuran sekitar 5,9 GB, sedangkan image Server sekitar 3,8 GB.

Untuk pengguna yang hendak melakukan fresh install, tentunya saya lebih menyarankan langsung menggunakan ISO 24.04.5 dibanding menginstal ISO Ubuntu 24.04 versi lama lalu mengunduh banyak update.

Patch Keamanan dan Perbaikan Bug Juga Sudah Masuk

Ubuntu 24.04.5 tidak hanya soal kernel baru.

Point release ini juga menggabungkan berbagai pembaruan keamanan dan perbaikan bug yang telah dirilis Canonical sejak media instalasi sebelumnya dibuat.

Beberapa komponen di dalam ISO bahkan sudah menerima cukup banyak revisi.

Manifest Ubuntu 24.04.5, misalnya, sudah menggunakan AppArmor versi paket 4.0.1really4.0.1-0ubuntu0.24.04.7, GNOME Shell 46.0-0ubuntu6~24.04.14, GDM 46.2-1ubuntu1~24.04.9, dan berbagai paket lain yang sudah mendapatkan pembaruan sejak Ubuntu 24.04 pertama kali dirilis.

Tetapi karena ini merupakan versi LTS, Canonical memang tidak mengejar perubahan antarmuka besar-besaran.

Fokus utamanya tetap pada stabilitas, keamanan, perbaikan bug, dan kompatibilitas hardware.

Desktop Ubuntu Tetap Menggunakan GNOME 46

Buat yang berharap Ubuntu 24.04.5 membawa versi GNOME baru seperti Ubuntu 26.04, tentu tidak.

Ubuntu 24.04.5 masih mempertahankan basis desktop Ubuntu 24.04 dengan GNOME 46.

Ini memang wajar karena point release Ubuntu LTS bukan upgrade distribusi besar. Canonical sebisa mungkin menjaga lingkungan desktop dan aplikasi inti tetap konsisten agar risiko munculnya masalah kompatibilitas bisa ditekan.

Jadi secara tampilan, pengguna Ubuntu 24.04.4 kemungkinan hampir tidak merasakan perbedaan setelah pindah ke 24.04.5.

Perubahannya lebih banyak terjadi “di balik layar”.

Kubuntu, Xubuntu, Lubuntu dan Flavor Lain Juga Ikut Update

Ubuntu 24.04.5 bukan satu-satunya yang mendapatkan point release baru.

Canonical juga mengumumkan tersedianya sejumlah official flavor versi 24.04.5, termasuk Kubuntu, Ubuntu Budgie, Ubuntu MATE, Lubuntu, Ubuntu Kylin, Ubuntu Studio, Xubuntu, Edubuntu, Ubuntu Cinnamon, dan Ubuntu Unity.

Jadi pengguna yang lebih suka KDE Plasma, XFCE, LXQt atau desktop environment lainnya juga mendapatkan media instalasi terbaru.

Apakah Pengguna Ubuntu 24.04 Harus Install Ulang?

Tidak.

Kalau Anda sudah menggunakan Ubuntu 24.04 LTS, tidak perlu mengunduh ISO Ubuntu 24.04.5 lalu melakukan instalasi ulang.

Cukup update sistem seperti biasa melalui Software Updater atau terminal:

sudo apt update

kemudian:

sudo apt full-upgrade

Ubuntu Desktop 24.04 secara default mengikuti jalur HWE, sehingga pengguna desktop yang mengikuti update normal akan mendapatkan HWE terbaru sesuai siklus Ubuntu. Ubuntu Server sendiri secara default tetap menggunakan GA kernel kecuali pengguna memilih memasang HWE stack.

Anda bisa mengecek kernel yang sedang digunakan dengan perintah:

uname -r

Jika sudah menggunakan HWE terbaru Ubuntu 24.04.5, versi kernel akan berada pada seri 7.0.

Pengguna Ubuntu 22.04 LTS Juga Mulai Bisa Upgrade

Ada satu informasi menarik lain dari pengumuman Canonical.

Pengguna Ubuntu 22.04 LTS akan ditawarkan upgrade otomatis menuju Ubuntu 24.04.5 LTS melalui Update Manager.

Bagi pengguna yang selama ini sengaja bertahan di Ubuntu 22.04 karena mengutamakan kestabilan, hadirnya Ubuntu 24.04.5 bisa menjadi momentum yang cukup menarik untuk mulai mempertimbangkan upgrade.

Apalagi Ubuntu 24.04 sekarang sudah melewati beberapa point release dan menerima cukup banyak perbaikan sejak peluncuran pertamanya pada 2024.

Apakah Ubuntu 24.04.5 Layak Digunakan?

Kalau Anda saat ini sudah menggunakan Ubuntu 24.04 LTS dengan sistem yang selalu diperbarui, menurut saya tidak ada sesuatu yang perlu dilakukan secara khusus.

Cukup jalankan update seperti biasa.

Tetapi untuk fresh install, Ubuntu 24.04.5 jelas menjadi pilihan yang lebih masuk akal dibanding ISO Ubuntu 24.04 versi sebelumnya.

Terutama kalau perangkat yang digunakan tergolong baru.

Linux Kernel 7.0 memberikan fondasi hardware enablement yang jauh lebih modern tanpa harus meninggalkan kestabilan basis Ubuntu 24.04 LTS.

Inilah yang menurut saya menjadi daya tarik utama Ubuntu 24.04.5.

Kita tetap mendapatkan sistem LTS yang konservatif dari sisi desktop dan aplikasinya, tetapi dukungan hardwarenya terus mengikuti perkembangan kernel Linux terbaru.

Bagikan artikel ini

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.