Perangkat

Mechanical Keyboard Double Typing, Apakah Switch Harus Diganti?

Mechanical keyboard memang dikenal lebih awet dan lebih enak dipakai untuk mengetik. Tetapi bukan berarti keyboard jenis ini bebas masalah. Salah satu masalah yang cukup menyebalkan adalah double typing.

Gejalanya sederhana. Kita menekan tombol sekali, tetapi karakter yang muncul justru dua kali. Misalnya mengetik huruf a, yang keluar malah aa. Kadang masalah ini hanya muncul sesekali, tetapi kalau sudah sering tentu sangat mengganggu, apalagi kalau keyboard dipakai untuk bekerja atau mengetik dalam waktu lama.

Saat mengalami mechanical keyboard double typing, banyak orang langsung berpikir switch-nya rusak dan harus diganti. Padahal belum tentu.

Ada beberapa hal lain yang sebaiknya dicek terlebih dahulu.

Mechanical Keyboard Double Typing Itu Seperti Apa?

Double typing terjadi ketika keyboard membaca satu tekanan tombol sebagai dua atau lebih input. Saya pernah mengalaminya juga. Keyboard AJAZZ AK820 PRO milik saya juga sempat seperti itu. Saya kira bakal rusak, tetapi hal seperti ini biasa terjadi untuk penggunaan yang sudah cukup lama.

Contohnya seperti ini:

  • Tekan A sekali, muncul AA
  • Tekan E sekali, muncul EE
  • Tekan spasi sekali, tetapi jaraknya menjadi dua
  • Tombol kadang normal, tetapi beberapa kali menghasilkan karakter ganda

Masalah seperti ini juga sering disebut keyboard chatter.

Yang cukup membingungkan, double typing biasanya tidak terjadi pada semua tombol. Bisa saja hanya tombol tertentu seperti A, S, D, Enter, atau Space yang bermasalah.

Karena hanya satu atau dua tombol, kemungkinan masalahnya memang ada di switch. Tetapi tetap perlu dicek sebelum membeli switch baru.

Kenapa Mechanical Keyboard Bisa Double Typing?

Penyebab double typing pada mechanical keyboard cukup beragam. Tidak semuanya berarti switch sudah rusak permanen.

1. Debu atau Kotoran Masuk ke Switch

Mechanical keyboard memiliki celah yang cukup banyak di sekitar keycap dan switch.

Seiring penggunaan, debu, rambut kecil, serpihan makanan, dan kotoran lain bisa masuk ke dalam keyboard.

Kalau kotoran sampai mengganggu mekanisme atau kontak switch, input tombol bisa menjadi tidak stabil.

Ini cukup sering terjadi pada keyboard yang jarang dibersihkan. Dan yang terjadi di keyboard saya sepertinya juga faktor debu kotoran ini. Karena jujur saja saya jarang membersihkannya. Waktu terjadi Double Typing ini saya coba bongkar dan bersihkan. Dan ternyata banyak banyak debu kotoran yang menempel di sela-sela switch.

2. Kontak di Dalam Switch Mulai Bermasalah

Di dalam mechanical switch terdapat bagian kontak listrik yang akan mendeteksi saat tombol ditekan.

Setelah digunakan dalam waktu lama, kontak tersebut bisa mulai kotor atau mengalami keausan.

Akibatnya sinyal yang dikirim ke PCB tidak lagi konsisten.

Dalam kondisi tertentu, keyboard bisa membaca satu tekanan sebagai beberapa tekanan.

3. Switch Memang Mulai Rusak

Kalau keyboard sudah digunakan cukup lama atau tombol tertentu sangat sering ditekan, switch memang bisa mengalami kerusakan.

Tombol WASD pada keyboard gaming misalnya biasanya mendapatkan beban penggunaan jauh lebih besar dibanding tombol lainnya.

Begitu juga tombol Space, Enter, Backspace, atau huruf yang sering digunakan.

Kalau switch sudah rusak secara mekanis, membersihkannya biasanya tidak banyak membantu.

4. Pengaturan Debounce Terlalu Rendah

Beberapa mechanical keyboard memungkinkan pengguna mengatur nilai debounce melalui software atau firmware.

Debounce berfungsi menyaring sinyal kecil yang muncul saat kontak switch menyentuh.

Secara sederhana, saat switch ditekan, kontak di dalamnya tidak selalu langsung menghasilkan satu sinyal yang benar-benar bersih. Bisa muncul beberapa perubahan sinyal dalam waktu sangat cepat.

Keyboard menggunakan debounce agar perubahan tersebut tetap dianggap sebagai satu tekanan tombol.

Jika nilai debounce terlalu rendah, kemungkinan munculnya double typing bisa meningkat.

Karena itu, kalau keyboard memiliki pengaturan debounce, bagian ini layak diperiksa.

5. Firmware Keyboard Bermasalah

Walaupun tidak terlalu sering, bug firmware juga bisa menyebabkan input keyboard menjadi tidak normal.

Terutama kalau masalah mulai muncul setelah melakukan update firmware atau mengubah konfigurasi keyboard.

Kalau produsen keyboard menyediakan firmware terbaru, tidak ada salahnya mengecek apakah ada pembaruan yang memperbaiki masalah input.

6. Socket Hot-Swap Kurang Kontak

Pada keyboard hot-swap, switch tidak disolder langsung ke PCB.

Switch cukup ditancapkan ke socket.

Keuntungannya tentu switch mudah diganti. Tetapi kalau kaki switch bengkok, switch kurang masuk sempurna, atau socket mulai longgar, input juga bisa menjadi tidak stabil.

Karena itu, mencabut lalu memasang kembali switch kadang bisa menyelesaikan masalah.

Jangan Langsung Ganti Switch, Coba Cek Ini Dulu

Kalau mechanical keyboard saya mulai double typing, saya biasanya tidak langsung membeli switch baru.

Ada beberapa langkah sederhana yang bisa dilakukan terlebih dahulu.

1. Tes Menggunakan Keyboard Tester

Langkah pertama adalah memastikan masalahnya memang berasal dari keyboard.

Kita bisa menggunakan website keyboard tester dan menekan tombol yang bermasalah berkali-kali.

Tekan tombol secara normal, misalnya 20 sampai 30 kali.

Kalau beberapa tekanan menghasilkan dua input sekaligus, berarti masalah double typing memang benar-benar terjadi.

Baca juga:  Keunggulan Mechanical Keyboard Dibanding Membran

Tes seperti ini juga membantu mengetahui apakah masalah hanya terjadi pada satu tombol atau beberapa tombol.

2. Coba Keyboard di Perangkat Lain

Sebelum membongkar keyboard, coba sambungkan keyboard ke laptop atau PC lain.

Tujuannya untuk memastikan masalah bukan berasal dari software atau sistem operasi.

Kalau tombol tetap double typing di perangkat lain, kemungkinan besar masalahnya memang berasal dari keyboard.

Sebaliknya, kalau keyboard normal di perangkat lain, sebaiknya cek software, driver, macro, atau pengaturan keyboard pada komputer sebelumnya.

3. Bersihkan Area Switch

Lepaskan keycap dari tombol yang bermasalah.

Kemudian bersihkan debu di sekitar switch menggunakan blower kecil atau kuas halus.

Untuk keyboard hot-swap, switch juga bisa dilepas agar area socket lebih mudah dibersihkan.

Hindari menuangkan cairan sembarangan ke dalam switch atau PCB.

Kalau ingin menggunakan contact cleaner, pastikan produknya memang aman untuk komponen elektronik dan digunakan dengan benar.

4. Cabut dan Pasang Kembali Switch

Kalau keyboard menggunakan sistem hot-swap, coba lepaskan switch yang bermasalah kemudian pasang kembali.

Periksa juga kondisi pin switch.

Pastikan tidak ada pin yang bengkok.

Kadang switch terlihat sudah terpasang, tetapi salah satu pin tidak masuk dengan sempurna ke socket.

Setelah dipasang kembali, lakukan pengujian ulang.

Cara Paling Mudah Memastikan Switch yang Bermasalah

Untuk keyboard hot-swap, menurut saya ini adalah cara diagnosis yang paling praktis.

Misalnya tombol A mengalami double typing.

Lepaskan switch dari tombol A, kemudian tukar dengan switch dari tombol lain yang sebelumnya normal, misalnya tombol P.

Setelah itu lakukan pengujian.

Ada dua kemungkinan.

Masalah Berpindah Mengikuti Switch

Misalnya setelah switch A dipindahkan ke P, sekarang tombol P yang mengalami double typing.

Kalau seperti ini, kemungkinan besar switch tersebut memang bermasalah.

Solusinya cukup mengganti satu switch saja.

Masalah Tetap Terjadi di Tombol yang Sama

Misalnya switch sudah ditukar, tetapi tombol A tetap double typing.

Kalau kondisi ini terjadi, masalah kemungkinan bukan berasal dari switch.

Kemungkinan bisa berasal dari:

  • Socket hot-swap
  • PCB
  • Solderan socket
  • Firmware
  • Controller keyboard

Kalau sudah seperti ini, mengganti switch belum tentu menyelesaikan masalah.

Apakah Membersihkan Switch Bisa Menghilangkan Double Typing?

Bisa, tetapi tergantung penyebabnya.

Kalau masalah muncul karena debu atau kotoran yang mengganggu kontak switch, membersihkan switch bisa membantu.

Namun kalau bagian kontak di dalam switch sudah aus, efeknya biasanya hanya sementara atau bahkan tidak berpengaruh sama sekali.

Saya lebih menyarankan membersihkan switch sebagai langkah diagnosis awal.

Kalau setelah dibersihkan masalah tetap muncul, apalagi masalah mengikuti switch saat dipindahkan, biasanya lebih praktis mengganti switch tersebut.

Harga satu switch mechanical juga relatif murah dibanding harus mengganti seluruh keyboard.

Apa Hubungan Debounce dengan Double Typing?

Debounce sering terdengar teknis, padahal konsepnya cukup sederhana.

Saat kita menekan switch, dua bagian kontak di dalam switch akan saling menyentuh.

Kontak tersebut tidak selalu langsung menghasilkan sinyal yang benar-benar stabil. Dalam beberapa milidetik pertama bisa terjadi perubahan sinyal sangat cepat.

Keyboard kemudian menggunakan mekanisme debounce untuk mengabaikan perubahan kecil tersebut.

Contohnya, keyboard menganggap semua sinyal yang terjadi dalam beberapa milidetik setelah tekanan pertama masih termasuk satu tekanan tombol.

Masalahnya, semakin rendah nilai debounce, keyboard semakin cepat menerima input berikutnya.

Ini bagus untuk respons cepat, tetapi switch yang kondisinya sudah kurang bagus bisa lebih mudah menghasilkan chatter.

Kalau keyboard memiliki aplikasi atau firmware yang memungkinkan pengaturan debounce, coba naikkan nilainya sedikit lalu tes kembali.

Namun tidak semua keyboard menyediakan fitur ini.

Kapan Switch Mechanical Keyboard Sebaiknya Diganti?

Saya baru menyarankan mengganti switch kalau sudah ada indikasi kuat bahwa switch memang sumber masalahnya.

Beberapa tandanya antara lain:

  • Double typing selalu mengikuti switch ketika dipindahkan
  • Sudah dibersihkan tetapi masalah tetap ada
  • Tombol kadang tidak terdeteksi sama sekali
  • Input tombol mulai tidak konsisten
  • Harus menekan tombol lebih keras agar terbaca
  • Double typing semakin sering terjadi

Kalau keyboard menggunakan hot-swap, proses penggantiannya sangat mudah.

Tidak perlu mengganti semua switch.

Cukup ganti switch yang bermasalah.

Karena itu, menurut saya menyimpan beberapa switch cadangan dari tipe yang sama cukup berguna jika memakai mechanical keyboard setiap hari.

Kalau Keyboard Bukan Hot-Swap Bagaimana?

Pada keyboard non-hot-swap, switch biasanya disolder langsung ke PCB.

Artinya mengganti switch membutuhkan proses solder dan desolder.

Kalau masih dalam masa garansi, sebaiknya manfaatkan garansi terlebih dahulu.

Membongkar keyboard sendiri justru bisa membuat garansi hilang.

Kalau garansi sudah habis, pilihannya adalah membawa keyboard ke tempat servis atau mengganti switch sendiri jika memiliki peralatan solder.

Untuk keyboard yang harganya cukup mahal, mengganti satu atau dua switch masih sangat masuk akal.

Namun pada mechanical keyboard murah, ada baiknya membandingkan biaya servis dengan harga keyboard baru.

Jangan sampai biaya mengganti beberapa switch hampir sama dengan membeli keyboard pengganti.

Double Typing Tidak Selalu Berarti Keyboard Sudah Rusak

Mechanical keyboard double typing memang menyebalkan, tetapi jangan langsung menyimpulkan keyboard sudah rusak total.

Mulai dari hal sederhana terlebih dahulu.

Tes tombolnya, coba keyboard di perangkat lain, bersihkan switch, lalu tukar switch dengan tombol lain jika keyboard mendukung hot-swap.

Metode tukar switch ini menurut saya paling mudah untuk mengetahui sumber masalah.

Kalau double typing ikut berpindah bersama switch, kemungkinan besar cukup mengganti switch tersebut.

Tetapi kalau masalah tetap berada pada tombol yang sama meskipun switch sudah diganti, sebaiknya mulai curiga pada socket, PCB, atau firmware keyboard.

Dengan diagnosis seperti ini, kita tidak perlu buru-buru mengganti seluruh keyboard hanya karena satu tombol mulai bermasalah.

Bagikan artikel ini

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.