Perangkat

5 Rekomendasi MiFi 5G Terbaik untuk Provider Indonesia

MiFi masih menjadi salah satu perangkat yang menurut saya menarik untuk dimiliki, terutama kalau sering bekerja mobile, traveling, atau memang membutuhkan koneksi internet yang bisa dipakai beberapa perangkat sekaligus.

Sekarang pilihannya juga mulai bergeser dari MiFi 4G ke MiFi 5G. Keuntungannya tentu bukan cuma soal kecepatan. Beberapa model baru sudah menggunakan chipset 5G generasi baru, mendukung WiFi 6 bahkan WiFi 7, Carrier Aggregation (CA), baterai besar, sampai fitur band lock.

Masalahnya, mencari MiFi 5G di marketplace Indonesia ternyata tidak sesederhana mengetik “MiFi 5G”.

Saya menemukan cukup banyak produk murah yang mencantumkan kata 5G, tetapi yang dimaksud sebenarnya hanya WiFi 5 GHz, bukan modem yang mendukung jaringan seluler 5G NR.

Karena itu, untuk rekomendasi kali ini saya hanya memasukkan perangkat yang memang memiliki modem seluler 5G dan bisa ditemukan di marketplace.

Harga yang saya tulis merupakan kisaran saat artikel ini dibuat. Harga tentu bisa berubah tergantung seller, promo, serta versi perangkat.

5 Rekomendasi MiFi 5G di Shopee

MiFiChipset/PlatformWiFiBateraiKisaran Harga
ZTE U30 ProUnisoc T780 / tergantung varianWiFi 65.000 mAhRp2,8–6 jutaan
OLAX G5010Qualcomm X55 + MT7621AT*WiFi 64.000 mAhRp3,5 jutaan
Inseego MiFi X Pro M3100Qualcomm SDX65 / tergantung SKUWiFi 65.050 mAhRp4,4 jutaan
ZTE U50 Pro MU5120Snapdragon X62WiFi 6 AX360010.000 mAhRp7,5 jutaan
ZTE U60 Pro MU5250Snapdragon X75WiFi 7 BE360010.000 mAhRp12 jutaan ke atas

*Spesifikasi OLAX dapat berbeda menurut revisi perangkat.

Saat saya cek Shopee Indonesia, ZTE U30 Pro masih ditemukan mulai sekitar Rp2,8 jutaan pada salah satu seller, OLAX G5010 sekitar Rp3,54 juta, Inseego M3100 sekitar Rp4,49 juta, dan ZTE U50 Pro sekitar Rp7,5 jutaan. U60 Pro jauh lebih mahal dan beberapa listing berada di kisaran Rp12 jutaan ke atas.

1. ZTE U30 Pro

1. ZTE U30 Pro

Kalau mencari MiFi 5G yang masih cukup masuk akal dari sisi harga, ZTE U30 Pro mungkin menjadi salah satu yang paling menarik untuk dilirik.

Ukuran perangkat ini masih cukup tipis dengan baterai 5.000 mAh. ZTE juga sudah memberikan layar sentuh 1,38 inci, NFC untuk koneksi WiFi dengan cepat, serta USB Type-C.

U30 Pro menggunakan WiFi 6 dual-band 2,4 GHz dan 5 GHz dengan konfigurasi 2×2 MIMO. Perangkat juga menggunakan beberapa antena internal dan mendukung 4×4 MIMO pada jaringan selulernya.

SpesifikasiZTE U30 Pro
ModelMU5358 / varian regional lainnya
ChipsetUnisoc T780 pada salah satu versi global
5GSA dan NSA
Band 5G global tertentun1/n3/n5/n7/n8/n20/n28/n38/n40/n41/n71/n77/n78
LTE FDDB1/B2/B3/B4/B5/B7/B8/B20/B28/B32/B71
LTE TDDB34/B38/B39/B40/B41/B42/B43
WiFiWiFi 6, 2,4 GHz + 5 GHz
MIMO WiFi2×2
Baterai5.000 mAh
ChargingUSB-C, hingga 18W pada beberapa versi
Layar1,38 inci touchscreen
EthernetTidak ada RJ45
NFCAda
Antena eksternalTidak ada

Ada hal penting yang perlu diperhatikan sebelum membeli U30 Pro.

Spesifikasi U30 Pro ternyata berbeda menurut versi regional. ZTE Australia misalnya mencantumkan versi yang mendukung n1/n3/n7/n8/n28/n40/n78 dan 5G NR 1CC, sedangkan versi MU5358 lain memiliki dukungan band yang lebih luas. Bahkan informasi chipset di pasaran juga bisa berbeda menurut revisinya.

Untuk Carrier Aggregation, versi Optus yang didokumentasikan ZTE Australia mencantumkan 5G NR 1CC, sehingga saya tidak akan memilih U30 Pro jika tujuan utamanya mengejar NR Carrier Aggregation tingkat lanjut. LTE-nya berada di kelas Cat 13 pada varian tersebut.

Tetapi untuk penggunaan biasa seperti laptop, tablet, HP, atau bekerja mobile, menurut saya U30 Pro sudah sangat menarik, terutama kalau berhasil mendapatkan versi global dengan band yang lengkap.

Cocok untuk: pengguna yang menginginkan MiFi 5G dengan harga relatif terjangkau, WiFi 6, baterai cukup besar dan bentuk yang masih mudah dibawa.

Beli ZTE U30 PRO di Shopee

2. OLAX G5010 5G

OLAX G5010 5G

Pilihan berikutnya adalah OLAX G5010.

Dibanding ZTE, nama OLAX mungkin belum terlalu populer untuk pengguna umum di Indonesia. Tetapi G5010 menarik karena menawarkan spesifikasi yang cukup tinggi dengan harga sekitar Rp3 jutaan.

OLAX mencantumkan dukungan 5G NR n1/n3/n5/n7/n8/n20/n28/n38/n40/n41/n78 pada salah satu spesifikasi resminya. LTE-nya mendukung B1/B3/B5/B7/B8/B20/B28/B38/B40/B41. Artinya, cakupan band-nya termasuk menarik untuk perangkat di kelas harganya.

SpesifikasiOLAX G5010
ChipsetQualcomm X55 + MT7621AT pada varian tertentu
5GSA dan NSA
Band 5Gn1/n3/n5/n7/n8/n20/n28/n38/n40/n41/n78
Band LTEB1/B3/B5/B7/B8/B20/B28/B38/B40/B41
WiFiWiFi 6 dual-band
Kecepatan WiFiHingga sekitar 1.800 Mbps
Baterai4.000 mAh
PenggunaHingga 64 perangkat
PortLAN/WAN dan USB Type-C pada varian tertentu
SIM1 SIM
SecurityWPA2/WPA3, VPN, Firewall

Beberapa dokumentasi OLAX menyebut G5010 memakai platform Qualcomm X55 + MT7621AT dan mendukung mode 5G SA/NSA. Tetapi saya menemukan dokumentasi G5010 yang tidak sepenuhnya konsisten antarhalaman OLAX. Karena itu, saya sangat menyarankan memastikan kembali chipset dan band perangkat langsung kepada seller sebelum membeli.

Hal serupa berlaku untuk Carrier Aggregation. Saya belum menemukan daftar kombinasi CA resmi G5010 yang cukup lengkap untuk dijadikan patokan. Jadi saya lebih memilih tidak menyebut G5010 sebagai MiFi untuk pengguna yang sengaja mengejar kombinasi CA tertentu.

Menurut saya, justru di sinilah kekurangan G5010 dibanding Inseego atau ZTE kelas atas. Spesifikasinya menarik, tetapi dokumentasi teknisnya tidak sejelas kompetitor.

Cocok untuk: pengguna yang ingin MiFi 5G relatif terjangkau dengan WiFi 6, baterai internal dan konektivitas yang cukup lengkap.

Baca juga:  5 Rekomendasi Smart TV Digital 32 Inch di Bawah Rp 3 Juta

Beli OLAX G5010 5G di Shopee

3. Inseego MiFi X Pro 5G M3100

Inseego MiFi X Pro 5G M3100

Kalau kebutuhan utamanya sudah lebih serius, Inseego MiFi X Pro 5G M3100 sangat menarik.

Inseego memang mempunyai latar belakang kuat di perangkat mobile broadband. Dari sisi spesifikasi jaringan, M3100 juga lebih meyakinkan karena dokumentasi resminya cukup detail.

MiFi X Pro mendukung 5G Sub-6 GHz, mode NSA dan SA, NR Carrier Aggregation, DSS, 4×4 MIMO 5G, serta LTE Cat 20 dengan 4×4 MIMO.

SpesifikasiInseego MiFi X Pro M3100
ChipsetQualcomm SDX65 pada beberapa SKU
5GSA, NSA, NR-CA, DSS
LTECat 20
MIMO seluler4×4
WiFiWiFi 6
WiFi Band2,4 GHz + 5 GHz simultan
MIMO WiFi2×2
PenggunaHingga 32 perangkat
Baterai5.050 mAh
ChargingQuick Charge 3.0 18W
EthernetGigabit RJ45
USBUSB-C / USB 3.1 Gen 1
Layar2,4 inci IPS touchscreen
SIMNano SIM

Salah satu kelebihan besar M3100 dibanding MiFi lain dalam daftar ini adalah adanya port Gigabit Ethernet RJ45. Jadi perangkat tidak hanya berfungsi sebagai hotspot WiFi, tetapi juga bisa langsung dihubungkan ke komputer, router atau perangkat jaringan lain.

Baterainya berkapasitas 5.050 mAh dan USB-C-nya bisa digunakan untuk charging, tethering, bahkan mengisi perangkat lain.

Namun ada satu perhatian besar.

Inseego menjual MiFi X Pro dalam beberapa SKU. Band dan bahkan chipset dapat berbeda menurut SKU. Dokumentasi resmi Inseego menunjukkan beberapa versi memakai SDX65, sementara SKU lainnya menggunakan SDX62. Dukungan band juga berbeda.

Jadi kalau menemukan M3100 unlock di Shopee, jangan hanya melihat tulisan “all operator”. Minta seller memberikan SKU atau daftar band.

Untuk penggunaan di Indonesia, saya akan lebih memilih SKU yang setidaknya memiliki n1, n3 dan n40.

Cocok untuk: pengguna profesional, pekerja remote, atau pengguna yang membutuhkan NR-CA, LTE Cat 20 dan port Ethernet.

Beli di Shopee

4. ZTE U50 Pro MU5120

ZTE U50 Pro MU5120

Kalau masalah utama MiFi selama ini adalah baterai cepat habis, ZTE U50 Pro bisa menjadi solusi.

Perangkat ini menggunakan baterai jumbo sekitar 10.000 mAh, sehingga secara fisik memang lebih besar dibanding MiFi biasa.

ZTE membekali U50 Pro dengan platform Snapdragon X62, WiFi 6 hingga kelas AX3600 dan dukungan maksimal 64 perangkat. ZTE sendiri menyebut perangkat ini menggunakan platform Snapdragon X62 dengan proses 4 nm.

SpesifikasiZTE U50 Pro MU5120
ChipsetQualcomm Snapdragon X62
5GSA dan NSA
Global 5Gn1/n2/n3/n5/n7/n8/n12/n20/n28/n38/n40/n41/n66/n71/n75/n77/n78/n79
LTECat 19 DL / Cat 18 UL
WiFiWiFi 6 AX3600
Band WiFi2,4 + 5 GHz
PenggunaHingga 64
Bateraisekitar 10.000 mAh
Charginghingga 27W
Reverse charginghingga 18W
USBUSB-C + USB-A pada varian tertentu
Layar2,4 inci touchscreen
NFCAda
Ethernet RJ45Tidak ada pada datasheet MU5120 global

Untuk koneksi seluler, datasheet global MU5120 mencantumkan dukungan 5G EN-DC dengan kecepatan teoritis hingga sekitar 2,7 Gbps dan LTE hingga 1,6 Gbps pada kondisi ideal.

Di sini saya perlu kembali mengingatkan soal varian.

U50 Pro versi China dan global memiliki band berbeda. Versi China yang banyak beredar biasanya mendukung 5G n1/n3/n5/n8/n28/n41/n77/n78, sedangkan versi global jauh lebih lengkap dan termasuk n40.

Ini penting karena Telkomsel secara resmi mencantumkan layanan 5G mereka pada n40 2300 MHz dan n1 2100 MHz. Jadi kalau memungkinkan, saya lebih memilih U50 Pro global version daripada varian China.

Cocok untuk: pengguna yang membutuhkan MiFi 5G untuk dipakai lama, banyak perangkat sekaligus, atau sering bepergian tanpa akses charger.

Beli ZTE U50 Pro MU5120 di Shopee

5. ZTE U60 Pro MU5250

ZTE U60 Pro MU5250

Terakhir sekaligus yang paling kencang dan paling mahal dalam daftar ini adalah ZTE U60 Pro MU5250.

Kalau U50 Pro masih menggunakan Snapdragon X62 dan WiFi 6, U60 Pro sudah naik kelas ke platform Snapdragon X75 dan WiFi 7.

Perangkat ini sudah mengarah ke era 5G-Advanced.

SpesifikasiZTE U60 Pro MU5250
ChipsetQualcomm Snapdragon X75
5GSA/NSA, NR-CA
3GPPRelease 17
WiFiWiFi 7 BE3600
WiFi Band2,4 GHz + 5 GHz
Channelhingga 160 MHz
Modulation WiFihingga 4096-QAM
PenggunaHingga 64
Baterai10.000 mAh
Charginghingga 27W
Reverse charginghingga 18W
Layar3,5 inci touchscreen
NFCAda
USBUSB 3.1 Type-C
Ethernet RJ45Tidak ada
Antena eksternalTidak ada

ZTE mengiklankan baterainya mampu digunakan hingga sekitar 29 jam pada kondisi tertentu, dengan kapasitas 10.000 mAh. Perangkat juga dapat berfungsi sebagai power bank dengan reverse charging hingga 18W.

Bagian paling menarik justru ada di sisi jaringan.

Dokumentasi teknis MU5250 mencantumkan 5G NR Carrier Aggregation hingga tiga carrier pada skenario tertentu. LTE CA bahkan dapat menggunakan hingga tujuh carrier dan 20 layer pada kombinasi tertentu. Kecepatan teoritis 5G SA-nya dapat mencapai sekitar 4,29 Gbps dalam konfigurasi ideal.

WiFi 7-nya mendukung bandwidth hingga 160 MHz dan 4096-QAM. Tetapi perlu dicatat bahwa U60 Pro hanya menggunakan 2,4 GHz dan 5 GHz, bukan tri-band dengan 6 GHz. Jadi jangan menyamakan kemampuan WiFi 7 U60 Pro dengan router WiFi 7 kelas atas yang memiliki radio 6 GHz.

U60 Pro juga tidak mempunyai port RJ45 atau konektor antena eksternal. Untuk koneksi kabel, perangkat mengandalkan USB 3.1 Type-C.

Menurut saya, U60 Pro termasuk berlebihan kalau hanya digunakan untuk browsing atau menghubungkan satu laptop. Tetapi untuk pengguna yang memang ingin perangkat portable dengan modem kelas Snapdragon X75, NR-CA dan WiFi 7, spesifikasinya sulit ditandingi.

Cocok untuk: enthusiast, pengguna jaringan berat, pekerja profesional atau orang yang memang ingin MiFi dengan teknologi terbaru.

Beli ZTE U60 Pro MU5250 di Shopee

Jangan Hanya Melihat Tulisan 5G Saat Membeli MiFi

Sebelum membeli MiFi 5G dari Shopee, menurut saya ada satu hal yang lebih penting daripada kecepatan yang ditulis seller: band yang didukung perangkat tersebut.

Telkomsel misalnya saat ini menyebut jaringan 5G-nya menggunakan n40 2300 MHz dan n1 2100 MHz. Pemerintah Indonesia juga telah mengatur sejumlah band NR seperti n1, n3, n5, n8 dan n40 untuk perangkat 5G.

Karena sebagian besar MiFi dalam daftar ini merupakan produk impor, satu nama produk belum tentu berarti satu konfigurasi.

ZTE U50 Pro China dan Global contohnya memiliki daftar band berbeda. Inseego M3100 bahkan memiliki beberapa SKU dengan chipset dan band berbeda.

Jadi sebelum checkout, saya menyarankan meminta foto label perangkat atau box dari seller, kemudian cocokkan model, SKU dan band 5G-nya.

Dengan begitu, kita tidak membeli MiFi mahal yang secara spesifikasi sangat cepat tetapi justru kehilangan band utama yang digunakan operator di lokasi kita.

Mana MiFi 5G yang Paling Layak Dibeli?

Kalau harus memilih berdasarkan kebutuhan, menurut saya ZTE U30 Pro menjadi pilihan paling menarik untuk pengguna umum karena harga relatif lebih masuk akal, sudah 5G, WiFi 6 dan memiliki baterai 5.000 mAh.

Untuk budget sekitar Rp3 jutaan, OLAX G5010 juga menarik, walaupun dokumentasi spesifikasinya menurut saya belum sebaik ZTE atau Inseego.

Kalau membutuhkan fitur jaringan lebih serius, Inseego M3100 menjadi pilihan yang sangat menarik berkat NR-CA, LTE Cat 20 dan port Gigabit Ethernet. Hanya saja, pastikan SKU yang dibeli mendukung band Indonesia.

Kemudian ada ZTE U50 Pro yang menurut saya cocok jika daya tahan baterai menjadi prioritas. Baterai 10.000 mAh membuatnya lebih nyaman untuk perjalanan panjang.

Sedangkan ZTE U60 Pro adalah pilihan enthusiast. Snapdragon X75, 5G NR Carrier Aggregation dan WiFi 7 membuatnya sangat canggih untuk ukuran MiFi, tetapi harganya juga jauh lebih mahal.

Pada akhirnya, MiFi 5G terbaik bukan selalu yang memiliki kecepatan teoritis paling tinggi. Dukungan band operator, Carrier Aggregation, firmware, kualitas sinyal di lokasi dan paket internet yang digunakan justru akan lebih menentukan kecepatan yang benar-benar kita dapatkan.

Jadi sebelum membeli, cek dulu operator yang akan dipakai, band 5G di lokasi, dan pastikan varian MiFi yang dijual seller memang mendukungnya.

Bagikan artikel ini

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.