Kalau sedang mencari modem 5G untuk internet rumah, mungkin kamu pernah melihat ZTE G5TS yang dijual dalam paket bundling Indosat HiFi Air. Modem ini cukup menarik karena menawarkan konektivitas 5G, WiFi 6, dan beberapa fitur jaringan yang biasanya dicari pengguna modem rumahan.
Namun, ada satu hal yang membuat ZTE G5TS semakin menarik untuk dibahas. Modem yang awalnya berstatus lock HiFi Air ini sekarang mulai tersedia dalam versi unlock all operator, berkat pihak ketiga yang menawarkan layanan unlock.
Artinya, perangkat yang sebelumnya identik dengan layanan internet Indosat mulai dilirik oleh pengguna yang ingin lebih bebas memilih operator seluler.
Menurut saya, justru di sinilah daya tarik ZTE G5TS. Bukan hanya soal kecepatan 5G yang ditawarkan, melainkan juga bagaimana kemampuan hardware-nya bisa dimanfaatkan untuk kebutuhan internet rumah yang lebih fleksibel.
ZTE G5TS Sebenarnya Modem Seperti Apa?
ZTE G5TS merupakan modem 5G jenis Indoor CPE (Customer Premises Equipment) yang dirancang untuk menyediakan akses internet melalui jaringan seluler.
Berbeda dengan MiFi portabel yang mengandalkan baterai, G5TS membutuhkan adaptor listrik dan lebih cocok ditempatkan secara permanen di rumah, kantor kecil, atau lokasi yang belum terjangkau internet fiber optik.
Perangkat ini menggunakan teknologi Fixed Wireless Access (FWA). Sederhananya, modem menerima koneksi internet dari jaringan seluler 4G atau 5G, kemudian membagikannya ke perangkat lain melalui WiFi maupun kabel LAN.
Secara hardware, ZTE membekali G5TS dengan dukungan 5G NR Release 16, WiFi 6 AX1500, 4x port Gigabit Ethernet, dan konektor antena eksternal.
Spesifikasi tersebut membuatnya cukup menarik untuk pengguna yang membutuhkan koneksi internet seluler sebagai jaringan utama di rumah.
ZTE G5TS Dibundling dengan Indosat HiFi Air
Di Indonesia, salah satu cara mendapatkan ZTE G5TS adalah melalui paket bundling Indosat HiFi Air.
HiFi Air sendiri merupakan layanan internet rumah berbasis jaringan seluler. Pengguna tidak perlu menarik kabel fiber optik ke rumah karena koneksi internet berasal dari jaringan seluler yang tersedia di lokasi.
Dalam penawaran Indosat, ZTE G5TS tersedia bersama kartu perdana HiFi Air dengan kuota awal 75 GB untuk 30 hari.
Namun, ada hal penting yang perlu diperhatikan sebelum membeli.
ZTE G5TS versi bundling HiFi Air dipasarkan dalam kondisi operator lock. Artinya, perangkat tersebut membatasi penggunaan kartu SIM di luar layanan yang didukung.
Jadi, jangan langsung menganggap semua ZTE G5TS yang beredar bisa menggunakan kartu Telkomsel, XL, AXIS, Smartfren, atau operator lainnya.
Perlu dibedakan antara ZTE G5TS versi global, unit bundling HiFi Air yang masih lock, dan unit yang sudah mendapatkan proses unlock dari pihak ketiga.
Baca juga : Paket Internet Baru HiFi Air Zona Unlimited
Apa Saja Keunggulan ZTE G5TS?
Hal menarik dari modem ini bukan semata-mata karena sudah mendukung 5G. Ada beberapa fitur hardware dan jaringan yang menurut saya memberikan nilai tambah.
1. Mendukung 5G SA dan NSA
ZTE G5TS mendukung jaringan 5G Standalone (SA) dan Non-Standalone (NSA) dengan standar 3GPP Release 16.
Keduanya memiliki cara kerja yang berbeda.
5G NSA masih menggunakan infrastruktur jaringan 4G sebagai bagian dari koneksinya, sedangkan 5G SA menggunakan jaringan inti 5G.
Dukungan keduanya memberikan fleksibilitas ketika operator mengembangkan infrastruktur 5G.
Selain itu, G5TS mendukung sejumlah band 5G, termasuk n1, n3, n28, n40, dan n78, berdasarkan datasheet produk.
Kemampuan modem menangkap band tertentu tetap harus disesuaikan dengan frekuensi yang digunakan operator di lokasi pengguna.
2. Mendukung 4×4 MIMO dan Carrier Aggregation
Bagi pengguna modem seluler, teknologi MIMO dan Carrier Aggregation menjadi fitur yang cukup penting.
MIMO (Multiple Input Multiple Output) memungkinkan modem memanfaatkan beberapa jalur antena untuk mengirim dan menerima data. Sementara itu, Carrier Aggregation memungkinkan penggabungan carrier tertentu untuk meningkatkan kapasitas koneksi.
ZTE G5TS mendukung 4×4 MIMO pada sejumlah band 4G dan 5G, serta kombinasi agregasi jaringan yang didukung perangkat.
Namun, jangan menganggap 4×4 MIMO otomatis membuat kecepatan internet menjadi empat kali lipat.
Hasilnya tetap bergantung pada kemampuan BTS, frekuensi yang tersedia, kualitas sinyal, dan kondisi jaringan operator.
3. Kecepatan Teoritis 5G Mencapai 2,86 Gbps
Berdasarkan spesifikasi ZTE, G5TS memiliki kemampuan download teoritis hingga 2,86 Gbps pada jaringan 5G SA.
Angka ini menunjukkan kemampuan maksimum modem dalam kondisi jaringan tertentu, bukan jaminan kecepatan internet yang akan didapatkan setiap pengguna.
Pada penggunaan sehari-hari, kecepatan bisa jauh lebih rendah karena dipengaruhi kualitas sinyal, kepadatan BTS, bandwidth operator, dan paket internet.
Apalagi ketika internet dibagikan melalui port Gigabit LAN atau WiFi, kecepatan yang diterima perangkat juga mengikuti kapasitas koneksi lokal tersebut.
Jadi, jangan menjadikan angka 2,86 Gbps sebagai satu-satunya alasan membeli ZTE G5TS.
4. WiFi 6 Dual-Band untuk Banyak Perangkat
ZTE G5TS sudah menggunakan teknologi WiFi 6 AX1500 yang beroperasi pada frekuensi 2,4 GHz dan 5 GHz.
Baca juga : Ini Perbedaan Sinyal WiFi 2.4 GHz dan 5 GHz
Frekuensi 2,4 GHz biasanya lebih cocok untuk perangkat yang berada agak jauh dari modem, sedangkan 5 GHz dapat memberikan kecepatan lebih tinggi pada kondisi sinyal yang baik.
Menurut datasheet, G5TS mendukung koneksi hingga 64 perangkat melalui WiFi.
Namun, jumlah maksimal perangkat yang terhubung tidak sama dengan jumlah perangkat yang dapat menggunakan internet berkecepatan tinggi secara bersamaan.
Untuk pemakaian rumah seperti browsing, streaming, bekerja, dan menghubungkan perangkat smart home, spesifikasi WiFi 6 AX1500 sudah cukup menarik.
5. Punya 4 Port Gigabit LAN
Ini salah satu keunggulan ZTE G5TS yang menurut saya cukup penting, tetapi sering kurang mendapat perhatian.
Modem ini memiliki 4 port Ethernet Gigabit, dengan konfigurasi tiga port LAN dan satu port WAN/LAN.

Dengan port tersebut, pengguna bisa menghubungkan PC, smart TV, access point, atau router tambahan menggunakan kabel jaringan.
Koneksi melalui kabel LAN juga membantu mengurangi pengaruh gangguan WiFi pada perangkat yang membutuhkan jaringan stabil.
Misalnya, kamu memiliki komputer kerja, NAS, dan router WiFi tambahan. Semuanya bisa diintegrasikan ke dalam jaringan rumah tanpa harus sepenuhnya bergantung pada koneksi wireless.
6. Tersedia Port Antena Eksternal TS-9
Tidak semua rumah memiliki kualitas sinyal seluler yang bagus, meskipun lokasinya sudah masuk area cakupan 5G.
Karena itu, keberadaan dua port antena eksternal TS-9 pada ZTE G5TS menjadi nilai tambah.
Port tersebut memberikan opsi penggunaan antena eksternal yang kompatibel untuk membantu penerimaan sinyal di lokasi tertentu.
Tetapi perlu dipahami, memasang antena eksternal tidak selalu menghasilkan peningkatan kecepatan.
Pemilihan frekuensi antena, kualitas kabel, penempatan, dan arah BTS tetap berpengaruh. Selain itu, dua konektor eksternal tidak berarti seluruh jalur antena internal otomatis tergantikan.
7. Mendukung Bridge Mode dan Pengaturan Jaringan
Keunggulan lainnya adalah dukungan Bridge Mode.
Fitur ini memungkinkan G5TS digunakan sebagai perangkat penghubung jaringan seluler, sementara pengaturan jaringan lokal dapat ditangani oleh router lain.
Contohnya, pengguna yang sudah memiliki MikroTik atau router OpenWrt dapat memanfaatkan modem 5G sebagai sumber koneksi internet.
Selain Bridge Mode, datasheet ZTE juga mencantumkan fitur seperti pengelolaan APN, VPN passthrough, firewall, IPv4/IPv6, serta pengaturan jaringan lainnya.
Meski begitu, ketersediaan menu dan fitur pada unit bundling tetap bisa berbeda, tergantung firmware yang digunakan operator.
Bridge Mode juga tidak otomatis memberikan IP publik. Hal tersebut masih bergantung pada kebijakan jaringan operator, termasuk penggunaan CGNAT.
Spesifikasi Singkat ZTE G5TS
Berikut ringkasan spesifikasi ZTE G5TS berdasarkan dokumen produk ZTE. Perlu diingat, implementasi fitur tertentu dapat berbeda pada perangkat dengan firmware khusus operator.
| Spesifikasi | ZTE G5TS |
|---|---|
| Jenis | 5G Indoor CPE |
| Standar 5G | 3GPP Release 16 |
| Mode jaringan | 5G SA/NSA, 4G LTE, 3G |
| Kecepatan 5G SA | Hingga 2,86 Gbps (teoritis) |
| WiFi | WiFi 6 AX1500 |
| Frekuensi WiFi | 2,4 GHz dan 5 GHz |
| Kapasitas WiFi | Hingga 64 perangkat |
| Port Ethernet | 4× Gigabit (3 LAN + 1 WAN/LAN) |
| Antena eksternal | 2× TS-9 |
| SIM | Nano-SIM |
| Bridge Mode | Didukung pada spesifikasi produk |
| Adaptor | 12V/2A |
| Konsumsi daya maksimum | 20W |
ZTE G5TS Sekarang Mulai Tersedia Versi Unlock All Operator
Inilah perkembangan yang menurut saya membuat ZTE G5TS semakin menarik.
Saat ini, sudah ada penjual dan pihak ketiga yang menawarkan ZTE G5TS versi unlock all operator, termasuk unit yang sebelumnya dipasarkan sebagai modem HiFi Air.
Beberapa penawaran marketplace bahkan membedakan varian lock HiFi Air dan unlock all operator.
Dengan demikian, pengguna yang ingin memakai G5TS di luar ekosistem HiFi Air mulai memiliki pilihan lain.
Tetapi ada beberapa hal yang harus diperhatikan.
Unlock all operator bukan berarti seluruh kemampuan jaringan akan otomatis terbuka tanpa batasan.
Proses unlock umumnya berkaitan dengan pembatasan operator pada perangkat. Dukungan frekuensi, kemampuan carrier aggregation, kompatibilitas firmware, dan konfigurasi jaringan tetap menentukan hasil penggunaannya.
Selain itu, unlock melalui pihak ketiga bukan layanan resmi yang dapat diasumsikan mendapat dukungan Indosat atau ZTE.
Pengguna juga perlu mempertimbangkan risiko perubahan firmware, kegagalan pembaruan perangkat lunak, hingga kemungkinan dampaknya terhadap garansi.
Kenapa G5TS Unlocked Lebih Menarik?
Menurut saya, nilai tambah terbesar G5TS unlocked adalah kebebasan memilih jaringan seluler yang paling sesuai dengan lokasi.
Misalnya, kualitas jaringan Indosat di rumah cukup bagus. Namun, pada jam sibuk kecepatannya menurun karena kepadatan pengguna.
Dengan modem yang kompatibel dan sudah unlock, pengguna memiliki kesempatan mencoba operator lain untuk mengetahui jaringan mana yang lebih stabil. Misalnya saja digunakan untuk operator XL, mengingat saat ini provider XL juga sudah jangkauan 5G yang luas dan cepat.
Hal ini cukup relevan bagi pengguna internet rumah berbasis seluler karena kualitas jaringan bisa berbeda cukup jauh, bahkan dalam satu kawasan.
Dukungan port Gigabit LAN dan fitur jaringan lainnya juga membuat perangkat lebih fleksibel ketika dipasangkan dengan router tambahan.
Namun, tetap perlu diingat bahwa tidak semua unit unlocked memiliki firmware atau kemampuan yang benar-benar sama.
Jangan Asal Membeli ZTE G5TS Unlocked
Kalau tertarik membeli ZTE G5TS versi unlock, ada baiknya memastikan beberapa hal sebelum melakukan transaksi.
Pertama, pastikan status unlock-nya. Jangan hanya mengandalkan tulisan all operator pada judul produk. Mintalah bukti pengujian menggunakan kartu SIM dari operator yang ingin digunakan.
Kedua, periksa dukungan jaringan. Pastikan band 4G dan 5G yang tersedia pada perangkat sesuai dengan jaringan operator di lokasi kamu.
Ketiga, tanyakan kondisi firmware. Pastikan apakah fitur seperti pengaturan APN, Bridge Mode, serta pembaruan sistem masih dapat digunakan dengan baik setelah proses unlock.
Keempat, perhatikan kondisi fisik perangkat. Terutama ketika membeli unit bekas atau modem yang pernah dibongkar untuk keperluan modifikasi.
Kelima, periksa garansi dan ketentuan penjual. Sebaiknya ada kesepakatan yang jelas jika modem ternyata tidak kompatibel dengan SIM tertentu atau mengalami masalah setelah pembelian.
Bila memungkinkan, minta penjual memperlihatkan pengujian koneksi 4G dan 5G menggunakan SIM yang akan kamu pakai, bukan sekadar menunjukkan bahwa kartu SIM berhasil terdeteksi.
Apakah ZTE G5TS Layak untuk Internet Rumah?
Melihat spesifikasi hardwarenya, ZTE G5TS memiliki beberapa keunggulan yang membuatnya layak dipertimbangkan sebagai modem 5G rumahan.
Dukungan 5G SA/NSA, WiFi 6, empat Gigabit Ethernet, antena eksternal, dan Bridge Mode memberikan fleksibilitas yang tidak selalu tersedia pada modem seluler sederhana.
Untuk pengguna HiFi Air, perangkat ini bisa menjadi solusi internet rumah tanpa instalasi fiber optik, selama kualitas jaringan Indosat di lokasi memadai.
Sementara bagi pengguna yang lebih suka bereksperimen dengan jaringan seluler, kehadiran unit unlocked membuka pilihan penggunaan yang lebih luas.
Meski demikian, saya tidak menyarankan membeli G5TS hanya karena statusnya sudah unlock all operator. Lebih baik pertimbangkan kompatibilitas band, kualitas jaringan sekitar, kondisi firmware, harga, serta kebutuhan penggunaan.
Pada akhirnya, modem dengan spesifikasi tinggi sekalipun tidak akan memberikan pengalaman internet yang bagus kalau jaringan operator di lokasi memang kurang memadai.
Infografis Keunggulan ZTE G5TS





