Kekurangan ASUS Vivobook K413EA-AM551 Seharga Rp 11 Juta

  • Whatsapp

Laptop ASUS Vivobook K413EA-AM551 seharga Rp 11 Juta ternyata juga punya kekurangan. Meskipun harganya di atas rata-rata, laptop seri Vivobook ini bagi saya spesifikasinya agak nanggung. Tapi tenang, laptop ini juga banyak kelebihannya kok. Tapi kalau saya bahas kelebihannya, ya pasti sudah banyak yang bahas dan saya rasa kalau bahas kelebihan terus, orang-orang tidak bisa belajar apa yang kurang dari sebuah laptop mahal itu.

Setelah menggunakan beberapa hari dan melihat detail spesifikasinya laptop Asus K413EA-AM551 ini, akhirnya saya menemukan beberapa kekurangannya. Meskipun saya akui masih lebih banyak kelebihannya. Tapi ya tidak masalah kan kalau kita mencari kekurangannya, siapa tahu ada yang lagi mau beli laptop ini dan cari kelebihan kekurangannya.

Asus K413EA-AM551

Karena sekarang ini kalau mau beli laptop ya harus cermat. Semakin banyak pilihan tipe laptop, jadi harus lebih detail mencari kelebihan dan kekurangannya. Agar laptop yang dibeli sesuai dengan kebutuhan. Bukan sekedar cari laptop harga mahal. Karena yang mahal belum tentu sesuai dengan kebutuhan kita.

RAM Terbatas

Laptop Asus K413EA-AM551 memiliki kapasitas RAM 8 GB DDR4. Kapasitas ini sudah cukup dikombinasikan untuk laptop dengan spesifikasi seperti ini. Hanya saja yang saya sayangkan adalah RAM ini onboard. Atau sudah menyatu dengan motherboard. Bukan jenis slot RAM SODIMM. Sehingga kalau kita ingin upgrade RAM laptop ini tidak bisa, maksimalnya ya 8GB ini saja.

Padahal kalau Asus K413EA-AM551 bisa diupgrade RAM lebih dari 8GB akan jauh lebih bagus lagi. Tapi ya itu, yang saya sayangkan pengguna tidak bisa mengupgrade lagi RAM nya. :(

Kualitas Web Camera Rendah

Sekarang ini rasanya keberadaan web camera di laptop sangat penting. Mengingat banyaknya kegiatan online yang membutuhkan web camera, entah itu untuk video conference, nge-Zoom Meeting, atau lainnya.

Tapi, Asus K413EA-AM551 ini sayangnya hanya memiliki Web Camera berkelas VGA saja. Jadi jangan harap kualitasnya bening. Tapi ya kalau cuma buat meeting online sih sudah cukup, meskipun gambarnya agak pecah.

Tidak Bisa Dibuka dengan Satu Jari

Ini mungkin bagi sebagian orang tidak terlalu penting, tetapi menurut saya untuk laptop seharga Rp 10 jutaan akan sangat bagus jika laptop ini bisa dibuka dengan satu jari saja. Soalnya laptop ini kalau dibuka pakai satu jari, bodynya masih ikut terangkat.

Asus Vivobook K413EA-AM551 Tidak Ada Slot HDD

Mungkin karena ingin mengejar desain yang tipis, laptop ini akhirnya meniadakan slot HDD. Padahal kalau laptop Asus K413EA-AM551 ini memiliki slot HDD, akan sangat menarik. Ya meskipun sekarang eranya sudah SSD, keberadaan HDD tetap masih bisa digunakan. Minimal digunakan untuk menyimpan data-data, sedangkan nanti file OS dan Aplikasi / System, di SSD saja.


Itu beberapa kekurangan laptop Asus K413EA-AM551 menurut versi saya. Kalau memang kamu pengen laptop yang bisa diupgrade RAM nya (lebih dari 8GB) sayang sekali laptop ini tidak sesuai dengan kebutuhanmu.

Meskipun ada kekurangannya, laptop ini banyak kok kelebihannya. Misalnya saja kualitas layar yang sudah Full HD IPS dengan Anti-Glare. Speaker dari harman/kardon, menggunakan Intel® Core™ i5-1135G7 Processor 2.4 GHz yang sudah generasi terbaru, sudah ada SSD berkapasitas 512GB dan tersedia 2 slot SSD. Jadi bisa ditambah lagi SSD nya pakai tipe NVMe.

Agar lebih jelas, bisa dilihat spesifikasi lengkap di bawah ini.

Baca juga : ASUS Vivobook X541U-G01383D, Laptop Rp 5 Jutaan dengan 1 TB HDD

Spesifikasi ASUS K413EA-AM551

  • Display : 14.0″FHD IPS (1920×1080) Anti-glare display sRGB: 100%250nits
  • Processor : Intel® Core™ i5-1135G7 Processor 2.4 GHz (8M Cache, up to 4.2 GHz, 4 cores)
  • Memory : 8GB DDR4
  • Storage : 512GB SSD
  • Graphics : INTEGRATED Intel Iris Xᵉ Graphics
  • Optical Drive : –
  • Operating System : Windows 10 HOME +OHS 2019
  • Camera : VGA Web Camera
  • Audio : ASUS SonicMaster Technology
  • Networking : Wi-Fi 6(802.11ax)+Bluetooth 5.0 (Dual band) 2*2
  • 1 x COMBO audio jack
  • 1 x Type-A USB 3.1 (Gen 1)
  • 1 x Type-C USB 3.0 (USB 3.1 Gen 1)
  • 2 x USB 2.0 port(s)
  • 1 x HDMI
  • 1 x micro SD card
  • Fingerprint Sensor
  • Battery : 42WHrs, 3S1P, 3-cell Li-ion
  • Output : 19 V DC, 3.42 A, 65 W
  • Input : 100 -240 V AC, 50/60 Hz universal
  • System Dimensions : 324.9 x 215 x 17.9 mm (WxDxH)
  • Weight : 1.7kg

Kesimpulannya ada di tangan Anda, kalau Anda punya budget Rp 10 jutaan yang laptop ini sesuai dengan kebutuhan Anda, ya silakan diangkut. Kalau tidak, ya mending cari referensi tipe atau merek lain.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *