Cara Memulai Podcast Tanpa Membeli Peralatan Baru

Ada banyak cara memulai podcast dengan modal yang seminim mungkin bahkan tanpa harus membeli peralatan baru. Ya, sebenarnya untuk memulai membuat podcast itu sangat mudah. Jauh lebih mudah daripada membuat konten video di YouTube.

Lihat saja, konten di podcast itu berupa audio saja, sedangkan di YouTube butuh audio dan video, tentu juga perlu keahlian dalam mengedit video. Jadi membuat podcast itu sebenarnya sangat gampang dan bisa gratis tanpa perlu membeli peralatan baru.

Bacaan Lainnya

Sekarang ini di Indonesia pendengar podcast sudah semakin banyak. Podcast sudah menjadi salah satu saluran digital yang wajib untuk didengar, selain YouTube dan kanal digital lainnya. Buat kamu yang ini memulai podcast, masih ada waktu. Pasar pendengar podcast di Indonesia sudah mulai terbentuk, kini giliran kamu untuk menjadi bagian dari creator podcast di Indonesia.

Cara Memulai Podcast

Bagi beberapa orang, mungkin memiliki pemikiran kalau memulai podcast itu butuh peralatan audio yang mahal. Belum lagi nanti fasilitas hosting podcast berbayar yang berkualitas. Akhirnya karena terbentur masalah biaya, jadi tidak segera memulainya.

Padahal memulai podcast itu bisa dilakukan secara gratis dengan fasilitas yang sudah ada. Misalnya saja untuk software perekaman dan editing, kamu bisa memanfaatkan Audacity. Kamu bisa unduh dan gunakan secara gratis. Dan menurut kami, software ini sudah sangat cukup untuk digunakan.

Di postingan kali ini, kami akan menunjukkan beberapa cara memulai podcast secara gratis tanpa perlu peralatan baru. Pastikan kamu membacanya setiap langkah agar bisa paham bagaimana cara memulainya.

Inilah bagian yang akan kita bahas kali ini:

1. Temukan Niche Kamu

Perlu kamu tahu, saat ini sudah ada banyak podcast yang mengudara dengan berbagai macam topik. Kita tidak bicara di dunia, cukup se-Indonesia dulu saja. Sudah banyak konten kreator podcast yang memiliki berbagai macam topik dan banyak yang menarik.

Tapi dari sekian banyak podcast yang ada, kamu bisa lihat sendiri. Biasanya podcast yang sukses itu cenderung fokus pada niche tertentu. Ketika niche itu semakin sempit, maka akan semakin menarik bagi audiens. Yang artinya podcast tersebut memiliki pendengar yang tertarget.

Oleh karena itu, ketika kamu mau memulai membangun podcast, cara memulai podcast pertama kali adalah menentukan niche kamu dulu.

Ketika kamu sudah memiliki niche tertentu, itu nanti akan memudahkan mu untuk memasarkan podcastmu. Mudahnya kamu sudah menemukan pasarnya, tinggal kamu sediakan barang jualannya.

Misalnya saja kamu sudah dengan dunia animal. Nah coba deh itu dipecah lagi kalau bisa, kira-kira dari sekian hewan, apa sih yang kamu suka dan banyak peminatnya? Misal kamu suka tentang burung. Nah itu bisa kamu jadikan niche podcast kamu, yakni membahas soal dunia burung. Apalagi penggemar burung di Indonesia sangat banyak.

Ketika kamu memulai podcast, lebih baik cari niche yang memang kamu kuasai dan sukai. Karena itu nanti akan memudahkan ketika membuat konten dan menemukan subjek yang ingin kamu liput.

Kamu juga bisa menemukan niche dengan cara melihat podcast yang sudah populer. Kamu lihat saja kira-kira podcast mana yang sudah populer dan apa yang dibahas. Kamu bisa mengambilnya sebagai inspirasi mu. Tentunya nanti disesuaikan sendiri dengan gaya mu sendiri, jangan buat yang sama persis.

Selain itu kamu bisa memanfaatkan layanan Google Trends. Dengan platform ini kamu bisa dimudahkan dalam mencari informasi minat tentang suatu subjek yang kamu pilih. Apakah memiliki minat yang terus meningkat atau menurun.

Banyak cara untuk menemukan niche, tapi cara termudah adalah dengan memulai sesuai dengan bidang yang kamu suka dan kuasai.

2. Rencanakan Konten Kamu

Salah satu ciri podcast yang sukses adalah yang mampu memberikan value kepada pendengar agar mereka terus kembali mendengar episode podcast terbarumu.

Sebelum kamu melakukan banyak hal lebih jauh lagi, sebaiknya buatlah daftar ide dahulu untuk memberikan manfaat buat target pendengar mu.

Apabila kamu ingin membuat konten yang menarik, coba untuk dilempar ke pendengar dulu. Mintalah saran dari pendengar tentang rencana konten mu itu. Mungkin ini butuh waktu untuk melibatkan pendengar, entah lewat survei digital atau lainnya. Tetapi percayalah ini nanti akan menghasilkan konten yang ditunggu-tunggu oleh pendengar.

Nah manfaatnya untuk memiliki niche tertentu tadi adalah agar kamu bisa mudah mendapatkan komunitas. Kamu bisa menemukan komunitas-komunitas yang sesuai dengan niche kamu di grup media sosial, forum, atau komunitas YouTube.

Ini merupakan tempat yang bagus untuk kamu bisa terhubung dengan pendengar yang sesuai dengan podcastmu. Sehingga kamu bisa mendapatkan saran dari mereka tentang konten-kontenmu.

Pastikan setiap episode benar-benar direncanakan. Agar konten di setiap episode itu memiliki value bagi pendengar dan itu akan membuat pendengar untuk terus datang ke konten podcastmu.

3. Buat Judul Podcast yang Tepat

Terkadang membuat judul podcast tidaklah selalu mudah. Mungkin kamu sudah tahu episode podcast yang ini membahas tentang apa, tetapi untuk menentukan judul butuh ide yang cerdas.

Memberikan judul memang butuh ketelitian, tidak boleh sembarangan. Selain harus membuat judul yang menarik dan berkesan, judul juga perlu untuk bisa muncul di hasil pencarian yang relevan.

Baca juga:  "Live Photos" Akhirnya Hadir di Facebook

Jadi judul podcast harus jelas mengkomunikasikan tentang acara kamu.

Inilah perlunya kamu untuk melakukan riset kata kunci. Judul podcast juga perlu memiliki kata kunci, tetapi tidak mutlak semuanya harus seperti itu. Kadang ada kalanya judul podcast dibuat yang berkesan untuk membuat pendengar merasa ingin cepat-cepat mendengarkan podcast mu.

4. Buat Kalender Konten

Tidak ada aturan baku kapan kamu harus mempublikasikan episode podcast barumu. Akan tetapi kamu perlu mempublikasikan secara rutin dan sesering mungkin agar tidak kehilangan pendengar. Dan tentunya tanpa harus kehilangan kualitas konten mu.

Yang perlu kamu lakukan pertama adalah menentukan waktu publikasi dan memilih tamu podcast mu dulu. Ketika nanti kamu melewatkan jadwal yang sudah ditentukan, maka kamu harus siap dengan konsekuensi yang datang dari pendengar.

Tipe pendengar podcast yang menyukai niche tertentu adalah selalu menunggu episode baru dan mereka ingin waktu publikasi yang konsisten.

5. Pilih Penyedia Hosting Podcast

Apakah kamu tahu kalau layanan seperti Apple Podcasts dan Spotify (Podcast) itu sebenarnya tidak menyimpan episode podcastmu?

Ya mereka hanyalah streamer, tidak menyimpan data podcast mu. Ini berarti kamu butuh penyedia hosting podcast khusus. Baru setelah itu kamu bisa mempostingnya ke platform pihak ketiga bahkan menampilkannya di situs web kamu.

Untungnya sekarang ini banyak penyedia hosting podcast gratis. Namun, kamu juga perlu cermati kalau biasanya hosting podcast gratis itu memiliki batasan tertentu.

Misalnya saja ada penyedia hosting podcast yang membatasi ruang penyimpanan untuk paket gratis mereka. Ada juga yang membatasi durasi podcast dan masih banyak lainnya.

Tapi ada juga beberapa layanan hosting podcast yang memberikan alat perekaman dan pengeditan yang bisa digunakan secara cuma-cuma. Bahkan ada yang memberikan layanan iklan agar podcaster bisa mendapatkan uang dari podcastnya.

6. Rekam Episode Pertama Mu

Ketika semua rencana di atas sudah disiapkan, kamu bisa memulai merekam episode pertamamu. Kamu bisa merekam dengan menggunakan alat yang saat sudah ada. Bisa dengan smartphone atau memanfaatkan mikrofon internal komputer/laptop kamu.

Karena ini adalah cara memulai podcast gratis, jadi gunakan saja apa yang ada. Tetapi kami tetap menyarankan untuk mulai berinvestasi peralatan ke depannya. Meskipun saat ini kamu belum bisa berinvestasi dalam hal peralatan yang profesional, tetapi kamu bisa mulai dengan berinvestasi dalam hal persiapan yang matang.

Kamu tetap bisa membuat audio yang berkualitas meskipun dengan peralatan seadanya.

Manfaatkan perangkat lunak perekaman dan pengeditan audio gratis berkualitas untuk menghasilkan podcast yang bagus. Salah satunya adalah Audacity yang merupakan aplikasi pengeditan audio gratis yang bisa digunakan langsung melalui mikrofon maupun mixer.

Audacity

Aplikasi ini digunakan untuk perekaman 16-bit, 24-bit, dan 32-bit.

Pro tips :

Ketika kamu mulai merekam episode pertama kamu dengan peralatan seadanya, jangan fokus pada peralatan dan suara yang dihasilkan. Tetapi fokus dan cairkan cara kamu berbicara dengan diri sendiri maupun orang lain. Kalaupun kamu belum ada tamu podcast, tetapi bayangkan kamu berbicara dengan lebih dari satu orang. Karena suara kamu ada pendengarnya.

Kamu juga bisa menyiapkan catatan tentang poin-poin yang akan dibahas agar tidak terjadi keheningan saat berbicara. Intinya tetap tenang di podcast pertamamu.

7. Publikasikan dan Kirimkan Episode Kamu ke Direktori

Setelah melakukan perekaman episode pertama, saatnya untuk mengunggah ke penyedia hosting mu. Tapi kamu juga harus mengirimkannya ke direktori. Direktori yang dimaksud adalah platform pihak ketiga yang memungkinkan pendengar bisa menemukan, berlangganan, dan mengunduh podcastmu.

Di tahun 2021 kemarin saja sudah ada 28,2 juta orang yang mendengarkan Podcast di Spotify setiap bulannya. Jadi sangat penting untuk mempertimbangkan podcastmu untuk dikirimkan ke direktori seperti mereka.

Ada banyak direktori yang bisa dipilih, mulai dari Spotify, Apple Podcasts, Google Podcasts, dan Stitcher.

8. Promosikan Podcast mu

Ketika podcast mu sudah ada di platform-platform seperti itu, maka saatnya kamu untuk mempromosikannya. Media sosial adalah tempat yang bagus untuk memulai.

Tapi perlu kamu tahu, masing-masing media sosial memiliki karakteristik yang berbeda-beda. Jangan sampai kamu hanya berfokus pada satu dua media sosial tetapi itu bukan tempat yang tepat untuk mempromosikannya.

Misalnya saja media sosial LinkedIn, di sana 80% penggunanya adalah para profesional yang usianya 24 tahun ke atas. Di TikTok 41% pengguna berusia antara 16-24 tahun.

Intinya perlu cermat dalam memilih media sosial yang ingin digunakan.

Tetapi tidak masalah juga ingin kamu ingin mempromosikannya di semua media sosial. Kamu bisa membangun komunitasmu di sana. Dengan menyasar semua media sosial, ada banyak harapan untuk mendapatkan pendengar yang sesuai dengan podcast mu.

Kalau suatu saat dapat undangan untuk hadir di podcast orang lain, jangan ditolak. Itu kesempatan bagus untuk bisa mempromosikan podcastmu ke pendengar podcast mereka.

Kesimpulan Cara Memulai Podcast

Memulai membuat podcast sendiri tidak selamanya butuh modal yang mahal. Cukup gunakan peralatan yang ada dan layanan gratis yang sudah ada maka Anda bisa memulainya.

Podcast yang sukses bukan karena peralatan yang mewah, tetapi isi kontennya yang berkualitas. Jadi daripada terus mikirin kapan punya peralatan yang mahal, mending asah kualitas komunikasi, public speaking, dan lainnya agar konten podcast bisa semakin bagus. Selamat memulai.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.