Sebelum Beli Tinta Printer, Sebaiknya Kenali Dulu Jenis Tintanya

Tinta Printer

LhaGeek.com – Kebutuhan cetak mencetak menggunakan printer pastinya harus didukung dengan kualitas tinta printer yang baik. Karena sebaik apapun model printernya, kalau tinta tidak mendukung ya sama saja.

Masalah yang ada di tengah pengguna sekarang adalah tidak konsistennya memakai merek tinta. Meski sebenarnya dari pihak produsen printer juga sudah menyediakan produk tinta printer, tapi masalah harga menjadi alasan utama bagi pengguna untuk beralih ke tinta printer yang ada dipasaran.

Bagi pengguna yang baru memiliki printer, khususnya printer inkjet pasti akan mengalami kondisi dimana tinta habis. Saya sendiri adalah pengguna printer inkjet dari salah merek printer ternama. Nah, karena printer ini di desain tanpa menggunakan sistem infus, akhirnya saya oprek sendiri agar bisa menggunakan infus. Tujuannya tentu agar lebih awet. Akhirnya saya pun mulai beralih ke tinta yang dijual di pasaran dan menemukan yang cocok.

Nah, dari pengalaman itu, saya mendapatkan ilmu bahwa tinta printer inkjet itu ada beberapa jenis. Kali ini saya ingin coba informasikan bagi Anda yang memang belum tahu. Berikut beberapa jenisnya.

#1 Tinta Printer Dye Base

Jenis tinta ini yang sering dipakai dan paling banyak digunakan pada printer inkjet. Tinta printer “Dye Base” adalah tinta yang bahan dasarnya dari air. Ya, tinta ini terbuat dari air, tak heran jika karakteristiknya lebih cair. Umumnya tinta jenis ini digunakan untuk mencetak di media kertas seperti HVS, Envelope, kadang ada yang menggunakannya sebagai cetak foto. Intinya digunakan untuk keperluan cetak dokumen.

Karena bahannya yang dari air, secara otomatis tinta ini akan mudah luntur. Coba saja kertas yang telah dicetak menggunakan tinta ini langsung dibahasi pakai air, nanti tinta akan pudar. Saya sendiri pakai tinta jenis ini. Dan pengalaman saya saat menggunakaan tinta printer jenis Dye ini untuk cetak foto hasilnya cukup bagus. Tapi, daya tahannya tak berlangsung lama. Lama-lama warna akan memudar.

Meski begitu, tinta printer Dye ini memiliki beberapa kelebihan :

  • Hasil cetak cetak
  • Harganya murah
  • Mudah dicari, karena banyak yang menjual tinta jenis ini.
  • Tidak mudah merusak head print

Untuk kekurangannya :

  • Meski cerah, hasilnya cetaknya terbilang kurang tajam
  • Tidak bisa tahan terhadap air jika digunakan di kertas HVS
  • Tidak tahan sinar UV
  • Tidak dapat digunakan di kertas ArtPaper

#2 Tinta Printer Durabrite (Pigment)

Secara bahan dasar, tinta durabrite ini hampir sama dengan tinta dye based, sama-sama berbahan air. Tapi untuk tinta jenis ini ada tambahan lain yang membuat kualitasnya jauh lebih baik dari tinta dye based. Karakteristiknya lebih kental daripada dye based.

Dengan tinta pigment ini hasil cetakan akan lebih tajam, pekat dan tentunya tahan air meski terbuat dari air. Hal ini disebabkan komposisinya yang berupa air, colorant pigment, diluent, dan beberapa bahan lain.

Nah, jika ada membeli printer baru, beberapa produsen printer menggunakan tinta jenis ini sebagai tinta original mereka. Penggunaannya bisa diimplementasikan pada kertas HVS, Photo Paper, Inkjet Paper dan ArtPaper.

Kelebihan Tinta Pigment :

  • Hasil cetakan tajam
  • Tahan Air
  • Tahan lama

Kekurangan Tinta Pigment :

  • Harga sedikit mahal
  • Jika printer tidak sering dipakai akan menyebabkan rusak dibagian Head Print, karena tinta yang pekat dapat menyumbat.

#3 Tinta Printer Sublim

Umumnya tinta sublim ini digunakan untuk keperluan cetak pada jenis kertas transfer. Misalnya dicetak pada kertas untuk membuat kaos, dan keperluan sablon lainnya. Jika dilihat dari implementasinya sudah jelas jika tinta ini memiliki ketahanan terhadap air yang sangat kuat. Selain itu juga memiliki degradasi warna yang tinggi.

Tinta ini tidak dibuat menggunakan air, tapi menggunakan minyak dan tentunya campuran lain, seperti colorant, diluent dan lainnya. Tinta ini cocok buat kalian yang punya usaha merchandise, bisa buat cetak di mug, keramik, kaos, dll.

Kelebihan Tinta Sublim :

  • Hasil warnanya tajam
  • Sangat tahan air (100% Waterproof)

Kekurangan Tinta Sublim :

  • Hanya bisa digunakan untuk transfer paper aja
  • Harga cukup mahal, tapi ya sebanding dengan kualitasnya sih
  • Jika jarang dipakai akan menyumbat print head 

#4 Tinta Printer Solvent

Tinta ini kebanyakan dipakai untuk keperluan percetakan skala menengah ke atas. Dan biasanya diimplementasikan untuk cetak outdoor maupun indoor. Karena bahan dari tinta ini terbuat dari minyak dan sangat tahan terhadap air maupun sinar UV dalam jangka waktu yang lama.

Tinta solvent sendiri punya dua jenis, yakni “Solvent” dan “Eco Solvent”.

Yang membedakan adalah penggunaannya saja. Eco Solvent lebih prefer untuk percetakan indoor, sedangkan solvent untuk outdoor.

Kelebihan Tinta Solvent :

  • Hasil cetak sangat bagus
  • Tahan air dan sinar UV
  • Bisa untuk kebutuhan cetak outdoor

Kekurangan Tinta Solvent :

  • Baunya cukup tajam
  • Tidak bisa digunakan pada sembarang printer
  • Harga cukup mahal

Nah, apabila kamu mau beli tinta printer, sebaiknya cek dulu printer kamu pakainya tinta jenis apa. Jadi pas beli tinta printer nanti dapat yang sesuai dengan kebutuhan dan karakteristik printernya.

Oke ini saja, semoga bermanfaat.

Post Author: S Adi Firmansyah

Selain mengelola blog ini, pria single yang satu ini juga mengelola beberapa blog lainnya, seperti EtalaseBisnis.com - RuangPegawai.com // #TechBlogger

Website - - Twitter - Facebook - LinkedIn - IG