Cara Memperpanjang Usia Baterai Laptop ASUS via MyASUS

Baterai laptop ASUS sekarang ini mampu bertahan hingga 7-8 jam kalau digunakan untuk aktivitas standar ya bro. Tapi itu sudah sangat bagus untuk memenuhi kebutuhan komputasi sehari-hari. Apalagi kalau laptop digunakan untuk bekerja atau kuliah, pasti akan sangat membantu sekali.

Tapi masalahnya bukan seberapa lama baterai itu bisa bertahan. Menurut saya, masalah yang perlu jadi perhatian pengguna adalah bagaimana mempertahankan masa pakai atau usia baterai laptop tersebut. Agar performanya bisa tetap bagus meskipun laptop sering digunakan.

Bacaan Lainnya

Karena masalah yang terjadi pada laptop yang sering ditemui adalah baterai yang cepat habis atau nge-drop. Padahal usia laptop masih di bawah lima tahun.

Wajar saja sih, karena laptop dirancang untuk kebutuhan mobile (bisa digunakan di mana dan kapan saja) dan karenanya harus lebih hemat energi daripada komputer desktop. Ini berarti mereka memiliki masa pakai baterai yang lebih pendek, yang dapat membuatnya kurang praktis untuk penggunaan jangka panjang atau saat kamu bepergian.

Namun, ada beberapa cara untuk memperpanjang masa pakai baterai laptop ASUS dan menjaga pekerjaan kamu tetap berjalan saat kamu bepergian.

Perpanjang Usia Baterai Laptop ASUS dengan MyASUS

MyASUS - Baterai Laptop ASUS

Untuk kamu yang menggunakan laptop ASUS seri terbaru pasti sudah ada aplikasi bawaan yang terinstall di laptop Asus kamu. Aplikasi itu bernama MyASUS.

Aplikasi ini sangat usefull banget buat pengguna laptop ASUS, sayangnya tidak banyak pengguna yang memanfaatkan aplikasi ini untuk membuat laptop lebih optimal lagi.

Saya tidak akan membahas satu per satu fitur dan fungsi yang ada di aplikasi MyASUS ini. Yang akan saya sorot kali ini adalah bagian Power & Performance yang ada di aplikasi ini.

Kamu bisa mengakses fitur ini di menu Customization > Power & Performance.

MyASUS

Di bagian ini ada 2 fitur utama yakni Battery Health Charging dan ASUS Intelligent Performance Technology.

Battery Health Charging

Kita akan fokus pada fitur ini. Ini adalah fitur untuk memanajemen penggunaan baterai saat mengoperasikan laptop ASUS. Ada 3 mode di fitur ini :

  • Full capacity mode
  • Balanced mode
  • Maximum lifespan mode

Sebagai pengguna, kita harus tahu maksud dari 3 mode tersebut. Agar nantinya kita bisa tahu mau mengaktifkan mode yang mana. Mari kita simak penjelasan 3 mode tersebut untuk membuat usia baterai laptop ASUS bisa tahan lebih lama lagi.

Baca juga:  ASUS ROG Zephyrus G14, Laptop Gaming Ringan dengan Performa Menawan

Full Capacity Mode

Ini adalah mode baterai yang membuat baterai laptop dapat terisi daya 100% saat pengisian baterai. Mode ini perlu diaktifkan jika kamu menggunakan laptop ASUS untuk yang memiliki kebutuhan sehari-hari dengan mobilitas tinggi. Misalnya digunakan saat kuliah atau kerja kemudian meeting dan perlu membawa laptop untuk dioperasikan dalam waktu singkat.

Sehingga baterai bisa bertahan lebih lama ketiga digunakan berpindah-pindah.

Balanced Mode

Mode baterai ini adalah mode yang direkomendasikan. Ketika kegiatan tidak terlalu padat, misalnya hanya untuk meeting atau conference. Di mode ini, ketika nanti kamu melakukan pengisian daya jangan heran kalau kapasitas baterai hanya mentok di 80% saja. Karena memang seperti itu jika kamu mengaktifkan mode ini.

Maximum Lifespan Mode

Mode ini cocok untuk kamu yang setiap harinya bekerja di depan laptop dalam satu tempat (tidak berpindah-pindah) dan selalu menghubungkan laptop dengan charger. Di mode baterai ini nanti kapasitas baterai maksimal akan diatur ke 60% saja.

Tujuannya agar memperpanjang life cycle atau usia baterai laptop.

Pilih Mode yang Sesuai Kebutuhan

Saya termasuk yang setiap hari menggunakan laptop untuk bekerja di rumah. Laptop tidak pernah saya pindah tempat dan penggunaannya bisa seharian. Karena kebutuhan saya seperti itu, maka mode yang saya gunakan adalah Maximum Lifespan Mode. Jadi laptop sesuai dalam keadaan terhubung ke charger terus.

Apakah laptop ASUS yang selalu di charging aman?

Tentu sangat aman. Karena laptop ASUS keluaran tahun 2015 ke atas sudah ada fitur Auto Cut-off baterai pada sistem pengisiannya. Jadi tidak merusak baterai. Selain dikombinasikan dengan mode Maximum Lifespan Mode itu, pengguna juga perlu tahu bagaimana penggunaan yang tepat.

Untuk kamu yang selalu menghubungkan laptop ke charger, pastikan untuk menghubungkan dulu laptop ke charger dan sumber listrik, kemudian Power On laptopnya. Jangan dinyalakan dulu laptop baru dicolok charger.

Kalau mau mematikan laptop, juga seperti itu. Shutdown dulu laptopnya, kemudian kalau sudah benar-benar mati baru cabut charger dari laptop.

Jadi silakan disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing. Dan sebaiknya kalau mau menggunakan dalam waktu yang lama, lebih baik tetap dihubungkan ke charger saja. Karena kalau sering di lakukan pengisian baterai itu justru akan menurunkan life cycle baterai laptop ASUS itu sendiri.

Maka dari itu ASUS sudah memberikan fitur Battery & Performance agar pengguna bisa memanajemen baterai dengan benar.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.