Penyebab Oppo Neo 3 R831K Mati Total Dengan Sendirinya

Oppo Neo 3

LHAGEEK.com – Ternyata smartphone Oppo Neo 3 R831K itu punya pengalaman yang cukup buruk bagi para penggunanya. Kemarin saya mendapati Oppo Neo 3 milik orang tua saya tiba-tiba mati sendiri tanpa ada sebab yang pasti. Kapasitas baterai pun kemarin masih sekitar 60%.

Dan naasnya, setelah mati sendiri, smartphone tersebut tidak bisa dihidupkan lagi. Intinya mati total. Padahal penggunaan sangat wajar, tidak pernah dioprek dan lainnya.

Dari kejadian ini saya justru ingin melihat lebih dalam mengapa ini bisa terjadi.

Setelah saya browsing mencari informasi, ternyata banyak juga yang mengalami hal serupa. Dan mayoritas memang dengan tipe yang sama, Oppo Neo 3.

Berdasarkan pengalaman pengguna, ada yang cukup di hidupkan dengan menekan tombol Power + Volume Up bisa, ada yang perlu di flash ulang bisa. Tapi yang paling ngeri adalah harus ganti mesin. Seperti milik orang tua saya itu yang direkomendasikan oleh Oppo Service Center untuk ganti mesin senilai Rp 800.000,-. Tapi akhirnya saya pun membatalkannya.

Kali ini saya tidak akan membahasnya mengenai bagaimana kemarin proses perbaikan ke Service Center Oppo, soalnya saya sudah menulisnya di blog pribadi saya, di sini.

Nah, kali ini saya akan coba mengulik penyebab kenapa ponsel Oppo Neo 3 yang baru berumur 1 tahun 3 bulan itu tiba-tiba mengalami masalah yang serius, Mati Total.

Dari hasil analisa saya, ada beberapa kemungkinan penyebabnya :

#1 Kualitas Hardware Yang Kurang Sempurna

Dari beberapa masalah yang pernah ada, Oppo R831K kebanyakan mengalami masalah di bagian IC EMMC nya. IC EMMC ini merupakan IC Memori Internal yang didalamnya terdapat beberapa partisi seperti bootloader, recovery, sistem operasi dan tentunya penyimpanan data.

Bisa jadi bagian ini memiliki kualitas yang tidak sempurna yang berakibat pada matinya IC EMMC secara tiba-tiba.

#2 Baterai Low

Dari beberapa kejadian yang ada, diantaranya juga diakibatkan dari kapasitas baterai yang rendah. Kapasitas baterai yang rendah membuat arus listrik di dalamnya menjadi tidak bisa sempurna. Sehingga dampaknya bisa ke hardware salah satunya IC EMMC.

#3 Terlalu Banyak Multi Tasking

Bisa jadi Anda terlalu banyak membuat aplikasi, dan tidak mengeluarkannya dengan sempurna. Sehingga kinerja Android pun menurun karena penggunaan RAM terus meningkat dan banyaknya aplikasi yang berjalan secara background membuat IC EMMC overload, panas dan mati.

#4 Konsleting

Yang menjadi penyebab lain bisa juga diakibatkan karena adanya konsleting dikelistrikan mesinnya. Tentu ini juga ada hubungannya dengan kapasitas baterai, kinerja sistem dan arsitektur mesin itu sendiri.

#5 Kegagalan Sistem

Kalau Anda sering mendapatkan notif Android sistem diberhentikan secara paksa, maka Anda perlu waspada. Itu berarti ada masalah di sistem Android Anda. Jika dibiarkan bisa jadi akan membuat sistem trouble, dan akhirnya smartphone menjadi mati sendiri.

Post Author: S Adi Firmansyah

Selain mengelola blog ini, pria single yang satu ini juga mengelola beberapa blog lainnya, seperti EtalaseBisnis.com - RuangPegawai.com // #TechBlogger

Website - - Twitter - Facebook - LinkedIn - IG

  • Generasi Z

    produk gagal donk hahaha. gw punya satu nih oppo neo 3 r831k matot