Memori Internal

Mungkin kamu heran, kapasitas memori internal di smartphone padahal besar 16 GB, 32 GB, tetapi kok cepat penuh. Bagi kamu yang awam mungkin akan bertanya-tanya dan menganggap ada yang bermasalah dengan penyimpanannya. Tenang, itu bukan masalah yang serius, tetapi memang dikarenakan kamu tidak bisa mencegahnya.

Perlu kamu ketahui, memori internal di smartphone itu akan dibagi menjadi dua, yaitu untuk sistem dan untuk penyimpanan data file di luar sistem. Nah, yang kadang muncul di notifikasi itu adalah partisi memori internal yang untuk sistem.

Di partisi sistem ini bisa cepat penuh karena menyimpan data-data cache dan database aplikasi yang terinstall serta beberapa file gambar yang tersimpan di partisi memori internal. Kalau penggunaan terlalu lama dan tidak dihapus, maka wajar kalau tiba-tiba memori internal penuh.

Maka dari itu sebaiknya mulai sekarang kita lakukan pencegahan agar memori internal khusus di sistem tidak cepat penuh. Ada beberapa hal yang bisa kamu lakukan.

1. Matikan Media auto-download di WhatsApp

Apakah kamu menggunakan WhatsApp? Jika iya, coba matikan fitur Media auto-download di pengaturan WhatsApp kamu. Caranya masuk ke :

  • Menu Settings > Data usage > pilih When using mobile data, uncheck semua > pilih When connected on Wi-Fi, ucheck semua > pilih When Roaming, uncheck semua

Media auto-download WhatsApp

Dengan mematikan fitur ini nantinya semua media (gambar, video, suara) yang dikirim pengguna lain baik di chat pribadi maupun grup, tidak akan langsung terunduh. Sehingga kamu bisa mengunduhnya secara manual. Ini sangat penting, karena kalau otomatis terunduh alhasil semua media yang terkirim akan tersimpan di memori internal kamu.

Sangat disarankan untuk mematikan fitur ini jika kamu punya banyak grup WhatsApp yang aktif. Jangan sampai media-media yang dikirimkan pengguna lain malah membuat memori internal kamu jadi penuh. Unduh saja secara manual yang memang ingin kamu lihat.

Nah setelah terunduh dan ternyata medianya memang tidak perlu disimpan lama, langsung hapus saja. Atau jika medianya berupa foto-foto penting dll, bisa kamu pindahkan ke memori eksternal.

2. Gunakan aplikasi junk files cleaner

Seperti yang sudah saya infokan di atas, bahwa memori internal penuh itu bisa disebabkan karena adanya cache dan file-file sistem dari aplikasi yang terinstall. Nah, kadang ada file yang sudah tidak digunakan tetapi tertahan di sistem dan ini perlu dihapus.

Junk Files Clean Master

Cara menghapusnya adalah menggunakan aplikasi untuk menghapus junk files. Di Play Store banyak kok, ada Clean Master, Junk Cleaner, Cache Cleaner-DU, Avast Cleanup & Boost, dll. Kalau saya sendiri kebetulan menggunakan Clean Master. Saya tidak akan ceritakan bagaimana menggunakannya, tetapi saya pernah menulisnya di blog ini.

Bacalah : Membersihkan Memori Internal Yang Penuh Dengan Tiba-Tiba

Kemudian kalau sudah punya aplikasinya, gunakan untuk menghapus cache secara berkala.

3. Matikan Save Original Photos di Instagram

Kamu pasti juga menggunakan Instagram kan? Nah, kalau kamu mengunggah foto di Instagram pasti foto yang kamu unggah akan tersimpan lagi di memori internal tepatnya di folder Instagram, coba saja cek.

Sayangnya banyak yang tidak memperhatikan soal ini. Sehingga banyaknya foto yang terunggah akan secara otomatis tersimpan lagi di memori internal. Padahal foto yang diunggah itu sudah ada di memori internal.

Save Original Photos Instagram

Maka dari itu solusi dan cara mencegah agar tidak menuh-menuhin memori internal adalah dengan mematikan fitur Save Original Photos yang ada di pengaturan Instagram kamu. Coba buka menu Pengaturan / Options yang tampilannya ikon titik berjumlah tiga itu, kemudian scroll ke bawah sampai menemukan tulisan ‘Save Original Photos‘ lalu switch off fitur itu.

Nantinya ketika kamu mengunggah foto, maka foto tidak akan lagi tersimpan di memori internal.

4. Simpan file pribadi di memori eksternal

Yang saya maksud file pribadi adalah file-file seperti foto, video, dokumen, lagu. Semuanya simpan di memori eksternal. Biarkan memori internal berisi file-file temporary saja, dan file sistem. Karena kalau memori internal terlalu banyak datanya, juga akan membuat kinerja jadi lemot.

5. Gunakan layanan cloud

Untuk menyimpan file-file yang sifatnya jarang dibuka, mending taruh di cloud saja, seperti Google Drive, DropBox, dll. Itu akan lebih efektif dalam memberi ruang memori internal yang lebih lebar.

Mungkin itu saja beberapa tips dari LhaGeek untuk mencegah memori internal agar tidak cepat penuh. Sekarang coba cek smartphone mu masing-masing, jangan-jangan memori internalnya penuh karena banyak file sampahnya. 😀

SHARE

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here