Laptop Mati Sendiri
image via lockershopuk.co.uk

Banyak yang tanya di kolom komentar artikel-artikel sebelumnya kalau laptopnya tiba-tiba mati sendiri setelah dilakukan pengisian ulang atau charging. Daripada LhaGeek balas satu-satu, akhirnya dibuatlah artikel ini dan semoga saja bisa membantu masalah itu.

Kasus seperti ini sebenarnya sudah lama ada dan naasnya laptop tidak mau hidup lagi padahal baru saja dilakukan charging. Lalu sebenarnya apa penyebab dari kasus ini?

Kali ini LhaGeek tidak akan memberikan cara detailnya dan tidak menjamin cara ini berhasil. Tetapi di artikel ini LhaGeek ingin memberikan edukasi ke semua pengguna laptop kalau masalah seperti ini ada penyebabnya dan bisa dicari solusinya.

Oke, kita coba fokus pada penyebabnya dulu ya.

Kasusnya adalah laptop mati sendiri ketika dicharge dan tidak bisa hidup lagi, padahal kondisi baterai penuh.

Ada beberapa penyebab mengapa bisa terjadi seperti itu.

#1 Baterai tidak memiliki auto-cut off

Baterai laptop kamu mungkin tidak memiliki fitur auto-cut off, yang mana fitur ini akan memutus pengisian ulang ke baterai jika kondisinya sudah 100%. Sehingga ketika kapasitas sudah 100%, maka akan terus menerus mengisi ulang. Terlebih ketika kamu tinggal (laptop dalam keadaan mati), maka risikonya adalah baterai bisa overcharge dan merusak baterainya itu sendiri.

Alhasil baterai tidak bisa berfungsi normal dan ketika laptop dinyalakan tidak bisa.

#2 Jaringan listrik tidak stabil

Ini yang jarang dimengerti oleh kebanyakan orang, bahwa jaringan listrik yang ada di rumah itu kadang tidak stabil, dan akibatnya adalah dapat merusak perangkat elektronik termasuk laptop. Nah kaitannya dengan masalah ini, jaringan listrik yang tidak stabil dapat membahayakan mainboard laptop. Apalagi jika laptop dicharge dalam kondisi mati (tidak sembari digunakan).

Mayoritas kasus laptop mati sendiri waktu dicharge bisa disebabkan karena hal ini. Akhirnya yang terkena dampaknya adalah mainboard atau bisa juga prosesornya.

Tetapi untuk masalah prosesor ini hanya untuk prosesor generasi bawah seperti Dual Core, Core 2 Duo.

#3 Kualitas baterai buruk

Penyebab lain bisa jadi karena ada kecacatan di baterainya. Sehingga hal itu menyebabkan tidak bisa diisi ulang dengan sempurna. Sehingga laptop mati sendiri dan tidak dapat dinyalakan karena tidak ada daya sama sekali.

***

Dari banyaknya penyebab yang paling penting adalah bagaimana mengatasinya. Karena itulah yang kamu inginkan. Tenang, kamu bisa coba lakukan beberapa cara ini.

Cara mengatasinya…

#Ganti adaptor charger

Coba untuk mengganti adaptor charger, siapa tahu adaptor charger kamu rusak. Kemudian cek apakah indikator charging menyala. Owh ya, pastikan menggunakan adaptor charger yang ORI ya.

#Melepas baterai

Coba kamu lepas baterainya kemudian nyalakan langsung tanpa baterai. Kalau bisa, berarti masalahnya di baterainya kamu.

#Lepas RAM dan pasang lagi

Kalau kamu bisa melepas RAM, cobalah untuk melepasnya kemudian memasangnya lagi. Siapa tahu dengan begitu bisa membuat laptop kamu bisa menyala lagi.

#Instal ulang Sistem Operasi

Kalau laptop kamu bisa dinyalakan tetapi kondisinya layar tetap hitam, itu pasti sistem operasinya yang bermasalah. Bisa saja drivernya atau memang sistem OS nya. Maka dari itu kamu bisa install ulang laptop kamu.

#Bawa ke Service Center

Kalau masih garansi, bawa ke service center laptop kamu, jika tidak cukup bawa ke tukang service komputer untuk dibantu pengecekan. Ini solusi terakhir jika laptop kamu memang tidak bisa dihidupkan. Karena bisa saja yang rusak adalah hardware nya.

SHARE

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here