Ganti HDD ke SSD di ASUS A455L Tidak Menghilangkan Garansi

  • Whatsapp

LhaGeek.com – Semua sudah tahu kalau SSD (Solid State Drive) memiliki performa yang lebih baik dibandingkan HDD (Hard Disk Drive). Tak heran jika para pemilik perangkat komputer ingin mengupgrade HDD nya dengan SSD.

Pun begitu dengan saya, setelah melihat performa dan keunggulan dari SSD, ingin rasanya laptop ASUS A455LD yang saya miliki ini disematkan SSD khusus untuk menampung file sistem dan aplikasi. Ya meskipun pekerjaan saya mayoritas hanya sebatas untuk internet, dokumen dan jarang sekali untuk kebutuhan multimedia, tetapi yang jelas nantinya akan sangat mendukung kecepatan pekerjaan saya.

Sebagai informasi saja, laptop yang basicnya pakai HHD bisa diganti atau ditambahi pakai SSD. Jadi nanti modelnya SSD bakal ditaruh di tempat HDD, dan HDD nya dipindah ke DVD-ROM drive dengan menggunakan HDD Caddy (alat ini bisa dibeli di toko-toko komputer, tapi harus hati-hati kalau beli, karena ada beberapa varian yang disesuaikan dengan desain laptop, apakah tipis atau tebal). Sedangkan nanti DVD-ROM drive bakal dilepas dan otomatis laptop tidak memiliki DVD-ROM drive.

Namun, saya agak dilema apakah harus menggantinya sekarang atau nanti-nanti saja.

Soalnya…

Yang pertama, laptop saya ini (Asus A455LD) masih memiliki garansi sekitar 1 tahun lagi. Jadi sangat sayang jika nanti garansi hangus karena nanti laptop bakal saya bongkar.

Yang kedua, saya harus merelakan DVD-ROM drive saya tidak terpakai. Padahal saat ini DVD-ROM masih dalam kondisi normal. Sayang aja.

Yang ketiga, saya ingin meningkatkan performa laptop saya khususnya untuk kebutuhan Read/Write. Dan SSD bisa dijadikan solusi.

Nah, beberapa hari yang lalu saya mencoba untuk menghubungi ASUS bagian teknis untuk menanyakan perihal penggantian atau upgrade dari HDD ke SSD di laptop yang masih bergaransi. Apakah nantinya memang bisa menghanguskan garansi atau tidak.

Dan pada akhirnya saya mendapatkan jawaban yang cukup jelas dari pihak ASUS. Bahwasannya, untuk penggantian HDD ke SSD, tidak akan menghilangkan garansi. Namun dengan catatan harus mengikuti prosedur yang sudah ditetapkan ASUS, apa itu prosedurnya?

asus

#1 Pengguna Harus Membeli Part Sendiri

Ya, kalau kita ingin menambahkan SSD di laptop, part seperti HDD Caddy dan SSD harus kita beli sendiri dulu. Pastikan membeli yang sesuai dengan notebook kita. Pembelian ini bisa dilakukan di toko-toko komputer, bukan di ASUS Service Center. Karena pihak ASC belum melayani penjualan spare part secara terpisah.

#2 Membawa Notebook dan Spare Part ke ASUS Service Center

Nah, buat yang laptopnya masih garansi seperti saya, sebaiknya jangan dibongkar sendiri kalau tidak ingin garansi hangus. Disarankan untuk membawanya ke ASUS Service Center dengan membawa perangkat notebook yang akan ditambahkan SSD dan tentu juga membawa spare part berupa SSD serta HDD Caddy.

#3 Membayar Biaya Perbaikan

Karena dilakukan di ASUS Service Center, maka kita akan dikenai biaya perbaikan. Dari informasi yang saya dapatkan, biaya perbaikan sebesarp Rp 150.000,- saja. Dan nanti ada jaminan tidak akan menghilangkan masa garansi.

Jangan lupa sebelum membawanya ke ASC, kamu backup dulu data-data penting di HDD. Karena pihak ASC tidak akan bertanggung jawab jika nantinya terjadi kehilangan data.

Akhirnya dilema pertama sudah bisa teratasi.

Selanjutnya untuk dilema yang kedua, yakni DVD-ROM tidak bisa terpakai lagi juga bisa diatasi dengan membeli “DVD External Enclosure Case Sata“.

DVD External Enclosure Case Sata

Alat ini nantinya bisa digunakan untuk menempatkan DVD-ROM kamu, sehingga DVD-ROM bisa tetap digunakan namun secara ekternal. Lagipula DVD-ROM kan jarang dipakai, jadi tidak masalah juga. DVD External Enclosure Case ini bisa dibeli di toko-toko komputer atau jika ingin beli online juga banyak yang jual. Harganya kisaran Rp 100rb – Rp 150rb.

Bacaan penting lainnya :

Kesimpulan.
Jadi apabila kamu ingin menambahkan SSD di laptop ASUS yang masih bergaransi, tidak perlu takut garansi hangus. Selama penggantian dilakukan di ASUS Service Center. Untuk laptop merek lain saya kurang tahu, namun akan lebih baik jika ditanyakan langsung ke Service Centernya agar mendapatkan kejelasan.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

28 Komentar

  1. gan mau tanya, kenapa HDD yang bawaan perlu dipindah ke HDD caddy yg ditaruh di DVD room drive, kok ga langsung ssdnya saja yang di taruh lsg di HDD caddy? mohon maaf masih pemula hehe

        1. HDD Caddy adalah perangkat yang digunakan untuk menaruh HDD di DVD-ROM. Intinya supaya HDD bisa ditaruh dan dijalankan di DVD-ROM maka perlu pakai HDD Caddy

  2. Gan saya juga dilema nih. Laptop saya kan mau ganti ke ssd juga, tapi sayang banget hdd 1tb nya. Ada 2 plan. Yg pertama pasang ssd aja dan dibagi2 partisinya buat local disc C dan D. Yg kedua Local Disc C di SSD dan Local Disc D di HDD. Nah saya gaada yg perlu dikorbankan karena saya pasang SSD di slot M.2. pertanyaannya, saya kan mau pasang SSD biar cepet performanya, nah kalo di plan kedua (ssd+hdd) di satu laptop apakah tidak membuat kinerja ssd sia sia? Takutnya gara2 ada hdd di dalamnya membuat kinerja ssd tidak optimal read/write nya. Tolong bantu jawab gan

    1. Halo gaes,
      Sepertinya agan belum paham konsep penggunaan SSD di laptop untuk apa. SSD itu direkomendasikan untuk digunakan sebagai runner (tempat system dan apps), mudahnya installasi OS dan aplikasi ditaruh di SSD. SSD akan sia-sia kalau digunakan sebagai tempat penyimpanan file seperti dokumen, foto, lagu, film, dll. Karena itu akan membuat Read/Write SSD jadi cepat habis, alhasil umur SSD juga tidak panjang.

      Jadi agan tinggal pasang SSD M.2 (bukan SATA, karena laptop agan punya slot M2) untuk digunakan partisi system (C), sedangkan HDD difokuskan untuk penyimpanan data saja. Coba agan baca-baca artikel tentang SSD lainnya https://www.lhageek.com/tag/ssd

  3. Bang kan datanya disarankan back up dulu ya..
    Apakah datanya benar-benar menghilang setelah upgrade di ASC?