Jangan Beli USB Bluetooth Music Receiver BT-163

USB Bluetooth Music Receiver BT-163

Ini pengalaman saya menggunakan Bluetooth Music Receiver BT-163, dan setelah dicoba hasilnya tidak memuaskan. Saya membeli perangkat ini karena ingin menjadikan speaker F&D  A111 yang saya miliki sudah lama, agar bisa memiliki fitur bluetoothnya. Sehingga saya tidak harus mendengarkan lagu dengan smartphone yang dicolok dengan audio jack 3.5mm.

Sebelum membeli perangkat ini, sebenarnya saya sudah lihat-lihat model lain dengan berbagai fitur dan harga. Tetapi akhirnya saya putuskan untuk membeli perangkat ini dengan alasan harganya yang murah sekali. Kemarin beli melalui salah satu marketplace dan harganya hanya Rp 22.500 bahkan ada yang harganya di bawah Rp 20 ribu.

Bluetooth Music Receiver BT-163 ini cuma ada port audio jack 3.5mm saja yang nantinya dijadikan sebagai output ke speaker. Dan fitur konektifitasnya cuma ada Bluetooth 2.1.

Sumber dayanya langsung lewat USB yang dicolok ke sumber listri dengan daya 5V DC. Tidak ada baterai, masa harga Rp 20ribuan ada baterainya. :D

Ketika barang ini datang, saya coba lihat kualitasnya. Hmm, ternyata memang sesuai dengan harganya. Ukurannya dan modelnya sama seperti flashdisk dan untuk covernya sangat tipis, terbuat dari plastik. Bahkan kita bisa dengan mudah membuka covernya dan melihat dalemannya.

USB Bluetooth Music Receiver BT-163 3

Uji Coba Bluetooth Music Receiver BT-163

Tanpa menunggu lama, saya langsung coba menggunakannya. Pertama-pertama saya hidupkan dulu speakernya kemudian kabel audio 3.5mm saya colok ke perangkat ini. Setelah itu saya hubungkan perangkat ini ke sumber listrik dengan kepada colokan yang saya pinjam dari charger (universal) dengan output 5V 1A.

Nah setelah dicolokan ke listrik, bunyi suara 'ting tung', yang artinya Bluetooth sudah aktif.

Kemudian saya buka ponsel kemudian aktifkan Bluetooth dan hubungkan dengan bluetooth perangkat ini. Nama bluetoothnya "BT-163".

Terhubunglah, kemudian saya buka Spotify dan putar lagu, alhasil suara sudah keluar ke speaker. Dari sini saya asumsikan perangkat ini work 100%. Meskipun baru digunakan mutar 1 lagu. Saya pun membawa ponsel menjauh, ternyata dalam jarak 10 meter masih bisa terjangkau.

Saya coba buat mutar beberapa lagu lagi, sembari saya tinggal mandi. Selesai mandi, saya matikan, karena saya sebenarnya tidak suka lama-lama mendengarkan lagu.

Petaka datang

Karena saya ingin coba mutar lagi dari laptop, akhirnya saya hidupkan lagi. Ketika mau nyari Bluetoothnya, kok di laptop tidak terdeteksi. Saya coba berkali-kali untuk mematikan menghidupkan perangkat ini juga sama saja. Saya cek lewat ponsel juga tidak terdeteksi.

Waktu saya coba lepas perangkat ini, lha kok panas banget. Akhirnya saya coba lihat-lihat dan seperti bau gosong. Ternyata plastik (cover) pelindungnya agak 'ndledek'.

USB Bluetooth Music Receiver BT-163 2

Saya coba colok lagi, tidak ada lagi bunyi suara 'ting tung'. Dan pada akhirnya saya putuskan dan ikhlaskan kalau perangkat ini sudah mati. hahaha.

Padahal durasi perangkat ini sampai di rumah, uji coba, dan rusak, belum ada 1 jam. Tetapi sudah rusak saja.

Saya tidak kecewa, karena saya menganggap ini hal wajar. Harga Rp 20ribu terus rusak, ya wajar. Apalagi kalau lihat kualitasnya seperti ini. Saya pun iseng melihat review-review produk ini dari beberapa pembeli, ternyata banyak juga yang komplain demikian. Bahkan ada yang tidak bisa dipakai sama sekali.

Ya beruntunglah saya yang bisa menggunakan perangkat ini untuk satu dua lagu. :D

Inilah yang saya maksud jangan beli Bluetooth Music Receiver BT-163. Harganya sih murah, tetapi ya jangan berharap bisa dapat kualitas yang bagus dan awet.

Nah buat kalian yang kebetulan mau nyari barang seperti ini, saya sarankan tidak perlu beli yang model ini. Mending beli yang bagus sekalian, saya sudah buat 5 Rekomendasi jika ada yang ingin mencari perangkat seperti ini.

Sila baca : 5 Rekomendasi Bluetooth Audio Receiver Berkualitas dan Awet

Semoga review pengalaman saya menggunakan perangkat ini bermanfaat untuk kalian semua. :D Hikmah yang bisa diambil adalah, jangan beli karena harga, karena harga akan menentukan kualitasnya.



Baca juga :



7 Comments

Ada pertanyaan? Silahkan tulis di kolom komentar!

Your email address will not be published. Required fields are marked *