Geev - Social Search Engine

Sebagai anak Indonesia, tentu kita bangga jika ada orang Indonesia yang mampu membuat karya yang berguna bagi bangsanya. Apalagi jika karya itu 100% buatan Indonesia tanpa ada campur tangan dari pihak luar. Baru-baru ini tersiar kabar jika ada mesin pencari bernama Geevv.com yang dibuat oleh anak-anak Indonesia.

Sebenarnya Geevv.com ini sudah ada sejak Agustus 2016, tetapi entah mengapa netizen baru heboh beberapa minggu terakhir ini. Bahkan akhir-akhir ini saya banyak mendapatkan broadcast yang menyatakan untuk beralih dari Google ke Geevv  karena ini buatan asli anak Indonesia.

Saya sendiri sih bangga, tetapi kalau ada pihak yang menyatakan kalau Geevv.com ini 100% buatan anak Indonesia, saya kurang setuju. Mengapa? Lebih baik kita flashback ke belakang dulu mengapa Geevv.com ini muncul.

Sejarah Geevv.com

Informasi ini saya lansir dari situs CNN Indonesia, Selasa (01/11/2016), dalam berita tersebut dijelaskan latar belakang dan siapa yang membuat Geevv.com.

Singkat cerita, Geevv.com dibuat oleh mahasiswa Universitas Indonesia yang bernama Azka Slimi. Mahasiswa ini sangat konsen dengan isu sosial dan lingkungan, hingga pada akhirnya ia memilih mesin pencari sebagai medium untuk berdonasi.

Akhirnya Azka mengajak rekannya untuk merealisasikan konsepnya dan pada Agustus 2016 terciptalah Geevv.com, mesin pencari berbasis sosial atau social search engine.

Konsep Geevv Unik

Tidak seperti halnya mesin pencari pada umumnya, Geevv.com ini memiliki misi di mesin pencari yang dibangunnya. Dari kegiatan pencarian pengguna di Geevv.com ini nanti akan menghasilkan penghasilan. Penghasilan ini didapatkan dari iklan. Dan 80% akan didonasikan.

Untuk sistem kerja donasi Geevv.com bisa kalian baca sendiri di situs Geevv.com.

Geevv.com tidak 100% buatan anak Indonesia

Seperti yang sudah saya singgung di atas, bahwa ada beberapa media atau pihak yang menyatakan kalau Geevv.com ini 100% buatan anak Indonesia. Sehingga kabar ini menjadi viral dan membuat publik menjadi percaya begitu saja.

Seperti yang diinformasikan Geevv.com melalui situsnya, bahwa Geevv telah mendapatkan dukungan dari Microsoft dalam program Bizspark for Startup. Dalam dukungannya, Microsoft memberikan kredit senilai $120.000 yang digunakan untuk mengakses produk layanan dari Microsoft Azure.

Salah satu layanan yang digunakan adalah search API Bing. Yang mana ini digunakan sebagai pusat data untuk layanan mesin pencarinya.

Jadi dari sini, kita bisa melihat bahwa core mesin pencari Geevv.com menggunakan Bing. Bukan mesin pencari yang murni dikembangkan sendiri. Pihak Geevv sendiri lantas memodifikasinya dan memberikan fitur donasi agar sesuai dengan konsep dari Geevv.

Sehingga bisa dikatakan layanan mesin pencari berbasis sosial Geevv.com bukanlah 100% buatan anak Indonesia. Karena inti dari mesin pencarinya masih menggunakan layanan Bing.com.

Bagi saya agak berlebihan jika melabeli Geevv.com sebagai mesin pencari yang murni buatan anak Indonesia. Namun dibalik itu semua, saya sangat apreasiasi konsep dari Geevv.com ini. Ia mampu mengkolaborasikan sistem mesin pencari yang sudah ada (Bing.com) menjadi mesin pencari dengan tambahan konsep yang berbeda, yaitu donasi. Dan ini tentu akan lebih positif, karena aktivitas searching para pengguna dapat menghasilkan yang bisa didonasikan.

2 COMMENTS

  1. Tetap bangga karena perlahan ada solusi mesin pencari yang umumnya sudah kita gunakan selama ini….saya berharap kedepannya bisa dikembangkan menjadi yang populer di Indonesia…

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here