Penyebab Baterai Smartphone Cepat Boros

Baterai Smartphone Boros

Apakah kamu merasa kalau baterai smartphone cepat boros? Apakah kamu memang sudah cek secara menyeluruh apa yang menjadi penyebabnya? Kalau bagi pengguna smartphone sekarang biasanya akan langsung menyalahkan software nya yang sudah diupdate tapi malah bikin boros.

Ambil contoh saja buat para pengguna Xiaomi Redmi Note 5. Ketika mereka masih menggunakan MIUI 8, kemudian diupdate jadi MIUI 9, banyak yang merasa baterai jadi boros. Apakah benar update software bisa menyebabkan baterai boros?

Jawabannya adalah, bisa saja. Tetapi itu bukan penyebab utamanya.

Nah, di postingan kali ini LhaGeek juga ingin mengingatkan buat para pengguna smartphone, bahwa kita sebagai pengguna smartphone itu juga harus smart. Jangan sampai kita ‘lebih bodoh’ dari smartphone yang kita gunakan. Atau minimal kita bisa menggunakan dan memanfaatkan semua fitur yang ada pada smartphone. Karena kadang masih saja ada yang menggunakan smartphone tapi tidak tahu cara ini itunya, padahal didalamnya ada fitur yang bagus.

Baterai Smartphone Boros

Penyebab baterai smartphone menjadi boros, beberapa diantaranya adalah :

#Kondisi Sinyal yang Tidak Stabil

Ini yang jarang disadari oleh pengguna smartphone, bahwa sebenarnya kondisi sinyal yang tidak stabil juga berpengaruh pada konsumsi daya baterai. Misalnya saja di lokasi kamu ada sinyal 4G LTE tetapi tidak stabil, terus dipengaturan mobile network di ponsel kamu adalah Prefer LTE atau sejenisnya (masing-masing ponsel beda).

Prefer LTE ini adalah jaringan 4G LTE yang akan jadi prioritas utamanya, tetapi jika sinyal jaringan 4G LTE lemah, maka otomatis akan pindah ke 3G atau bahwa 2G. Tetapi ponsel akan berusaha menyambungkan ke jaringan 4G LTE jika sinyal jaringannya kuat.

Nah kondisi pindah-pindah jaringan secara otomatis ini sebenarnya yang membuat baterai bisa jadi boros.

Solusinya adalah ketahui sinyal apa yang paling kuat dan stabil di daerahmu. Kalau memang 4G LTE kuat, pilih itu tidak masalah. Tapi jika 4G LTE masih naik turun, mending kunci di jaringan 3G saja.

Atau jika ada Wi-Fi gunakan jaringan Wi-Fi dan matikan mobile data. Karena dengan menggunakan Wi-Fi akan lebih menghemat baterai.

Semoga paham ya.

Baca juga:  Yang Perlu Anda Ketahui Sebelum Membeli Ponsel Xiaomi

#Banyak Background Apps yang Berjalan

Kemudian yang lainnya adalah bisa disebabkan karena adanya background apps yang terlalu banyak berjalan. Background apps ini adalah aplikasi yang berjalan di latar belakang, ya iyalah kan itu artinya dalam Bahasa Indonesia. :D Ya siapa tahu ada yang nggak ngerti English.

Solusinya adalah mematikan background apps yang memang tidak perlu. Silakan cari sendiri menunya, karena masing-masing ponsel letaknya berbeda-beda.

Kalau kamu pengguna Xiaomi bisa dilihat di Settings > Permissions > Other Permissions > Tab ‘Permission’ > Start in background.

Background Apps

Nah nanti akan muncul aplikasi yang diizinkan berjalan di latar belakang. Nonakftikan saja yang sekiranya tidak perlu. Yang tidak perlu itu misalnya yang tidak butuh notifikasi secara realtime. Seperti browser, aplikasi edit foto, game, dll. Kalau seperti WhatsApp, Instagram, Twitter atau ingin dapat notifikasi secara realtime, ya biarkan saja.

Tidak perlu semua dinonaktifkan, tapi dikurangi saja.

Semoga paham ya?

Baca juga : 4 Cara Mudah Menghemat Baterai Smartphone Agar Lebih Awet

#Tingkat Kecerahan Layar

Masalah tingkat kecerahan layar ini juga berpengaruh, terlebih jika kamu mengaktifkan Automatic Brightness. Tentu kecerahan layarnya akan berubah-ubah sesuai dengan kondisi cahaya di sekitar.

Semakin cerah layar, maka semakin banyak konsumsi daya baterai yang dibutuhkan. Dan apabila mengaktifkan Automatic Brightness itu kecerahan layar akan berubah-ubah dan itu membuat daya baterai semakin cepat terkuras.

Jadi sebaiknya atur kecerahan layar seminimal mungkin asal masih bisa dilihat dengan jelas oleh mata.

#Perilaku Pengguna yang Tidak Bijak

Faktor selanjutnya adalah dari perilaku pengguna itu sendiri. Biasanya ini dikarenakan ketidak tahuan dalam mengoperasikan smartphone. Beberapa contoh perilaku pengguna yang tidak bijak adalah, mengaktifkan GPS/Bluetooth/Wi-Fi padahal tidak sedang digunakan, gaming terlalu lama, menggunakan ponsel (tanpa gaming) terlalu lama seperti buat streaming, dll.

Jadi memang pengguna itu harus smart kalau pakai smartphone.

Baca juga : Alasan Mengapa Kita Nggak Boleh Buang Baterai Bekas Sembarangan

Itulah beberapa penyebab baterai smartphone cepat boros. Baterai boros ini memang tidak membuat nyaman pengguna, karena akan selalu sering mengisi baterai. Apalagi kalau kapasitas baterainya besar, itu butuh waktu yang sangat lama.

Bagikan artikel ini ke teman, saudara, keluarga, pacar, gebetan dan mantan kamu, agar mereka tahu bagaimana harus memperlakukan smartphonenya agar baterainya lebih awet.

Similar Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *