Jadi beberapa hari yang lalu itu saya buka salah satu marketplace di Indonesia dan menemukan sebuah produk earphone bernama JBL M330 Wood Original. Karena kebetulan earphone yang saya punya sudah rusak, jadilah saya angkut earphone ini.

Tapi ketika mau order agak ragu, karena lagi ngeh kalau itu mereknya JBL dan terbuat dari kayu. Saya sendiri kurang begitu update soal dunia audio khususnya earphone. Jadi ketika melihat produk merek JBL yang dibuat dengan komposisi kayu, saya agak ragu. Apakah benar ini produk dari JBL atau hanya produk pihak lain yang dikasih embel-embel JBL.

Akhirnya saya coba lihat lagi deskripsi produknya, dan kata penjualnya ini benar-benar produk original. Saya lihat reviewnya pun cukup meyakinkan. Ya sudah, akhirnya saya beli. Dan hari ini tadi, paketan JBL M330 Wood ‘Original’ sudah datang.

Setelah saya unboxing dan coba untuk mendengarkan lagu dari qosidah hingga dangdut, saya menyimpulkan kalau kualitas earphone ini ….. silahkan lanjut baca dulu.

Unboxing Earphone JBL M330 Wood

JBL M330 Wood - Unboxing

Ketika saya buka, ternyata dalam paket pembelian ini selain ada produknya sendiri juga dikasih gratis Leather Pouch. Ya lumayan lah buat naruh earphonenya.

Selain itu tidak ada yang lainnya, semisal brosur produk atau lainnya. Just satu buah JBL M330 Wood + Leather Pouch.

Review JBL M330 Wood

Sebenarnya alasan saya membeli earphone ini selain penasaran juga karena sudah ada microphonenya. Jadi kalau saya butuh untuk terima telepon atau untuk record audio, earphone ini bisa diandalkan.

Yang saya suka juga adalah ukurannya yang cukup panjang, yakni 150cm.

JBL M330 Wood - Pict

Nah sebelum saya mencobanya, saya sudah terbayang-bayang bagaimana kualitas suaranya. Seperti yang sudah dijelaskan oleh penjual di deskripsi produknya, bahwa earphone ini punya kualitas suara “Super Bass, High Detail, dan HD Sound“. Saya pun girang untuk mencobanya.

Akan tetapi setelah saya coba untuk mendengarkan beberapa lagu dengan genre musik yang berbeda, lha kok kualitas suaranya tidak seperti yang dijelaskan.

Baca juga : 9 Rekomendasi Speaker Terbaik Untuk PC Gaming Dengan Harga Terjangkau

Menurut saya kualitas suaranya itu kurang nendang di bass nya. Jadi yang kedengeran itu hanya treablenya saja. Oke, mungkin pengaturan equalizer saya salah, tapi setelah saya coba atur dengan bass tinggi lha kok sama saja. Bass nya kurang nendang.

Alhasilnya, saya memberikan penilaian kurang puas dengan kualitas produk ini. Saya tidak tahu apakah ini benar-benar produk asli seperti yang tulis penjualnya atau memang ya seperti ini taste suara earphone JBL M330 Wood ini. Owh ya, harganya kemarin saya beli hanya Rp 90 ribu saja, tetapi setelah saya beli eh naik jadi Rp 100 ribu. 😀

Nah, kalau ternyata kamu juga punya earphone serupa, bagaimana pendapatmu? Silahkan tulis di kolom komentar bawah ya.

Itu saja review earphone JBL M330 Wood ini. Ini bukan review final, karena denger-denger kalau earphone/headset baru itu memang suaranya belum terasa aslinya betul. Agar bisa keluar suara aslinya, harus di burn in terlebih dulu. Saya juga baca dari review salah satu agan di Kaskus kalau produk ini setelah di burn in selama 100 jam, suaranya tambah oke. Jadi tunggu review selanjutnya saja setelah saya melakukan burn in di earphone ini. 🙂 Jangan lupa like & subscribe blog ini ya.

2 COMMENTS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here