feature image (c) theverge.com

LHAGEEK.com – Kemunculan drone DJI Spark membuat peminat drone ingin memilikinya karena ukurannya yang lebih kecil dibanding pendahulunya, DJI Mavic Pro. Padahal sebelum muncul DJI Spark, DJI Mavic sudah menjadi dambaan bagi para peminat drone dari segi ukurannya.

Namun, jika mengandalkan DJI Spark untuk kebutuhan menengah atas (komersil), rasanya kurang begitu mendukung. Secara spesifikasi dan kualitas kamera yang diberikan memang ditujukan untuk kebutuhan personal saja.

Baca juga : Keren, Ini Toh Mode Terbang dan Fitur Drone Mini DJI Spark

Untuk itu, menurut LhaGeek.com, DJI Mavic Pro ini masih menjadi solusi bagi yang demen drone ukuran kecil tetapi memiliki kualitas kamera yang mumpuni.

Buat yang belum tahu DJI Mavic Pro, drone yang satu ini sekilas memang terlihat besar kalau sedang diterbangkan. Akan tetapi faktanya drone ini memiliki ukuran 1/6 dari Phantom 4 yang segede gaban itu. Dan asyiknya lagi, DJI Mavic Pro ini bisa dilipat. Itulah yang menjadikan drone ini diminati. Ya paling tidak nggak perlu bawa tas drone yang guede itu lagi. 😀

jual-DJI-Mavic-Pro

Dari sisi fungsionalitas pun DJI Mavic Pro cukup menjanjikan. Meski bukan yang terbaik, tapi bisa dijadikan solusi.


Contohnya saja dukungan kamera yang mampu merekam video format 4K Ultra HD di 30 fps. Ya meski tidak ada Image Stabilization di kameranya, tapi dengan adanya ultra precise 3-axis gimbal mampu membuat hasil video dan foto menjadi lebih halus.

Selain itu, yang membuat unggul dari DJI Mavic Pro ini adalah fitur-fitur yang ada di dalamnya. Tentu LhaGeek tidak bisa menjelaskan semua fiturnya, tetapi fitur yang cukup menarik diantaranya :

Fly further

Fitur ini ada di remote control nya. Di mana DJI Mavic Pro sudah terdapat transmisi teknologi bernama OcuSync. Fitur yang memungkinkan menambah jarak navigasi sejauh 7 km. Selain itu juga bisa live streaming video kualitas Full HD 1080p.

Wave for your drone

DJI Mavic Pro ini tidak selamanya harus dinavigasikan menggunakan remote control. Dengan adanya mode gesture, membuat drone ini dapat secara otomatis mengambil foto selfie. Caranya cukup menggerakan lengan tangan, dan DJI Mavic Pro akan mendeteksi kamu lalu shoot foto.

Finely tuned control

Fitur yang menurut LhaGeek menarik adalah Tripod mode drop ini. Fitur akan membuat drone hanya berkecepatan 3.6kph saja. Lhoh kok pelan? Ya karena fitur ini bagus digunakan saat drone diterbangkan di ruangan yang sempit sehingga butuh akurasi yang tepat.

DJI Mavic Pro

DJI Mavic Pro memang menjadi solusi bagi yang ingin memiliki drone dengan ukuran yang ringkas, tetapi tetap menawarkan kualitas. Apalagi lama terbangnya sekitar 27 menit, dan bisa menempuh jarak hingga 13 km (tanpa tekanan angin).

So, menurut ini DJI Mavic Pro ini bagaimana? Kalau kamu tertarik untuk memilikinya, PlazaKamera.com juga jual DJI Mavic Pro lho.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here